Harga Jengkol Mahal, Sekilo Capai Rp45 Ribu

37

RIVAN-MEDAN | Sepekan terakhir harga jengkol melonjak tajam di pasar – pasar tradisional Medan, seperti halnya di Pasar Tradisional Sekambing Medan, harga penganan yang berbau di mulut namun enak dilidah di bandrol Rp45 ribu perkilogramnya.

Rosmawati, salah satu pedagang Pasar Sekambing Medan, mengatakan akibat minimnya pasokan jengkol, membuat harganya naik tajam. Saat ini jengkol dijual Rp42 ribu perkg. Padahal biasanya jengkol hanya dijual Rp25 ribu perkg.

“Mahal kali sekarang harga jengkol. Karena barangnya sedikit. Malah jengkol sangat sulit dicari. Makanya harga juga naik tajam,” ucap Boru Sihombing, Sabtu (29/4/2017)

Dia menambahkan kenaikan harga jengkol disebabkan pasokan yang diterima pedagang menipis. Biasanya ia menerima 50 kg jengkol perhari. Namun kali ini, pasokan jengkol yang ia terima hanya 20 kg perhari.

“Biasanya saya ambil dari distributor 50 kg perhari, tapi sekarang susah sekali pasokannya. Malah di tiap pasar tradisional, hanya satu atau dua pedagang aja yang menjual jengkol,” urainya.

Sementara itu, Roy Martin salah seorang pedagang Pasar Pringgan Medan juga merasakan minimnya pasokan jengkol. Kenaikan harga jengkol ini, katanya sudah terjadi sepekan terakhir.

“Sekarang saya jual Rp45 ribu perkg. Saya juga tidak tau kenapa harga jengkol naik. Tapi yang jelas, barangnya semakin langka saja,” urainya.

Meski harga jengkol naik tajam, akan tetapi tetap saja peminat jengkol tak ada habisnya. Menurut Roy permintaan jengkol paling tinggi dari pedagang sate keliling dan pemilik rumah makan.

“Kalau permintaan dari kalangan rumah tangga, memang menurun. Sekarang ini yang membeli jengkol setiap hari hanya pedagang sate jengkol, pedagang mie pecal keliling dan rumah makan. Kita maunya harga jengkol bisa normal lagi,” urainya.

Loading...