Harga kopi di Karo terus merangkak naik

12

Sekilap – Karo | Memasuki musim penghujan April, harga Kopi di Kabupaten Karo melonjak drastis. Gagal panen yang dialami petani, menjadi salah satu pemicu lonjakan harga.

Informasi dihimpun M24, awal Januari lalu harga Kopi di pasaran hanya sekitar Rp23 ribu hingga Rp24 ribu per Kg. Tetapi, kemarin harga Kopi melonjak hingga Rp36 ribu per Kg.

“Ahir bulan ini harga kopi naik terus,” kata Rian, petani kopi, saat ditemui di ladangnya di Desa Lingga Julu, Kecamatan Simpang Empat, Senin (2/4).

Rian mengatakan, sejak dua minggu lalu, harga Kopi terus merangkak naik. Puncaknya di minggu ketiga Maret kemarin, mampu menyentuh Rp36 ribu per Kg. “Ini harga Kopi yang paling mahal selama setahun,” lanjut Rian.

Lonjakan harga Kopi, menurut Rian, tak lepas dari pasokannya yang seret. Sebab, banyak petani yang buah Kopinya kecil dan tidak berbuah, bahkan tidak bisa dipanen. Karenanya, jumlah pasokan Kopi di pasar jauh dari jumlah permintaan.

Sehingga, harga langsung melonjak. “Ini Kopi belum kering sudah dijual, mumpung harga bagus,” terang Rian, sembari menunjukkan Kopinya yang belum kering sempurna.

Kopi yang dikemas dalam karung besar ukuran 45 Kg dan satu karung berisi 50 Kg, langsung diambil para pengecer. “Permintaannya memang tinggi. Jadi cepat laku,” imbuh Rian.

Memasuki musim hujan ini, menurut Rian tidak hanya Kopi saja yang harganya melonjak. Melainkan, harga beberapa sayuran lainnya ikut naik. Misalnya, cabai rawit yang sebelumnya Rp12 ribu menjadi Rp18 ribu per Kg. Sedangkan cabai merah besar yang awalnya Rp20 ribu menjadi Rp38 ribu per Kg.

Kenaikan harga tersebut, menurut Rian juga akibat turunnya pasokan di pasar. Pemicunya sama, banyak petani yang gagal panen karena tanamannya busuk. “Karena pasokannya terbatas ya harga langsung naik,” imbuhnya.

Untuk diketahui, jika harga Cabe rawit di tingkat grosir Rp18 ribu per Kg, di tingkat eceran harganya jauh lebih mahal. Pedagang sayuran menjual cabe rawit per Kg seharga Rp21 ribu. Jika biasanya Rp1.500 sudah mendapatkan 1 ons naik menjadi Rp2.300 per Ons.

Loading...