Ini Harapan Masyarakat Buat Pertamina Soal Peralihan LPG 3 Kg ke 5Kg

M24.CO|BINJAI

Peralihan gas bersubsidi 3 kg menjadi 5,5 kg dilakukan PT Pertamina menjadi buah bibir ditengah-tengah masyarakat. Masyarakat menilai adanya pilih kasih antara Aparatur Negeri Sipil (ANS) dengan rakyat biasa.

Pasalnya, masyarakat harus mengeluarkan uang Rp120 ribu untuk menukar dua tabung gas lpg 3 kg dengan 1 tabung  5,5 kg. Sementara ANS hanya membutuhkan 2 tabung gas tanpa harus menambah uang sudah bisa menukar tabung 5,5 kg.

Loading...

“Tentu ini sudah pilih kasih. Merekakan (ANS) sudah pada mapan, Gaji jelas perbulannya. Sementara kami masyarakat, gajipun kadang gak mencukupi. Seharunya yang dipermudah itu masyarakat kecil seperti kami ini. Kok malah mereka (ANS),” tanya Yudi, salah satu warga.

Atau, harap warga, toh sama-sama masyarakat juga dipermudah menukarkan tabung, dengan hanya membawa 2 tabung gas bisa menukar dengan tabung 5,5 kg. “Jangan pakai uang lagilah kalau bisa,”pinta mereka.

Wargapun berharap, untuk tabung lpg 3 kg jangan dihapuskan oleh pemerintah, karena dengan keberadaan tabung itu sangat membantu masyarakat untuk keperluan sehari-hari.

“Selain itu, pemerintah harus lebih memantau lagi peredaran tabung 3 kg. Jangan nantinya dijadikan ajang bisnis oleh oknum tidak bertanggungjawab,”sambung Juriah warga Binjai lainnya.

Menjawab pertanyaan masyarakat, Manager Domestik Gas Pertamina Marketing Operation Region I Sumatera Bagian Utara, Sasongko, yang melaucingkan (memperkenalkan) tabung lpg 3 ke 5 kg ditengah-tengah ANS Pemko Binjai mengatakan tidak akan mengurangi kuota gas bersubsidi yang didistribusikan ke Kota Binjai.

Sebab di 2016 ini, katanya, kuota gas bersubsidi tetap sebesar 7.504 metric ton. “Hingga agustus 2016, distribusi gas bersubsidi ke Kota Binjai, sudah terealisasi sebanyak 4.808 metric ton, yang disalurkan melalui empat agen dan 191 pangkalan elpiji 3 kilogram,” jelas Sasongko.

Disinggung soal masyarakat ingin menukar tabung gas lpg 3 kg ke 5 kg, dengan harus menukar 2 tabung subsidi plus uang Rp120 ribu, sedangkan ASN hanya menukarkan 2 tabung subsidi, bisa mendapatkan tabung 5 kg tanpa menggunakan uang enggan menjawab dan hanya berlal dari hadapan wartawan.”Ya kalau itu nanti ada bagian yang mengaturnya,”ujarnya sembari berlalu. (han)

Loading...