“Jadi bisa belajar, pahit detailnya mengembangkan usaha”,kata Kepala Kantor Pewakilan BI Sumut

164

851dd370-e679-4196-94bc-e41222f343f8M24.CO|MEDAN
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara (Sumut), menggelar Launching Klinik UMKM dan Seminar Kewirausahaan “Buka Langsung Laris” di Aula Lantai 9 Gedung BI Sumut, Senin (31/10/2016).

Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut, Difi A Johansyah mengatakan, dalam mengembangkan UMKM di Sumut perlu dilakukan mempertemukan antara perusahaan UMKM yang sudah besar dan calon-calon UMKM.

“Berangkat dari pengalaman BI dalam mengembangkan UMKM, perlu adanya ‘bapak angkat’. Dalam pengembangan ini, perlu adanya penjodohan antara perusahaan UMKM yang sudah besar dengan calon ataupun UMKM yang masih kecil,” ujarnya di sela-sela acara.

Dijelaskannya, dengan adanya Klinik UMKM yang bertempat di lantai 1 Gedung BI, para pelaku UMKM bisa sharing dan berbagi pengalaman dengam sesama, bahkan dengan calon UMKM.

“Jadi bisa belajar, pahit detailnya dalam mengembangkan usaha. Sebelum ini kita juga sudah lakukan proses coaching dan di situ ada ahli UMKM yang sudah disertifikasi untuk mengajarkan pengalaman pada yang lain,” ungkapnya.

Difi menerangkan, ahli coaching UMKM ini berasal dari beragam jenis UMKM. Segala ilmu dan kiat-kiat sukses bisa diperoleh di klinik UMKM.

“Di sini ada yang eksportir, ada pertanian organik, jadi banyak. Nah, di sini yang kita inginkan tidak hanya pada segi kuantitas, tapi juga kualitas,” terangnya.

Selain itu, Difi menambahkan, di klinik UMKM, pihaknya ingin menciptakan pelaku-pelaku UMKM yang bermental juara.

“Kita ingin pelaku UMKM itu bermental juara, jangan cepat menyerah, dan terus berinovasi. Bukan UMKM yang selalu minta tolong, kita ingin UMKM yang mandiri,” pungkasnya mengakhiri. (Febi Ganesa Sitorus)

Loading...