Jamaah Umroh ‘Terlantar’ di Bandara Kualanamu

55

ASWAR-DELISRRDANG  I  Dari daftar  beberapa maskapai penerbangan, jumlah penumpang yang mengikuti ibadah umroh terus meningkat di Bandara Kualanamu.

Akan tetapi , pengelola Bandara Kualanamu seakan kurang menyikapi angka pertumbuhan penumpang tersebut, mengingat penumpang yang hendak mengikuti ibadah umroh ini tidak diberi fasilitas yang memadai dan sepantasnya .

Padahal, jelas-jelas pengelola Bandara Kualanamu mendapatkan keuntungan dari setiap penumpang yang umroh yang dikutip dari Passenger Service Cast (PSG) sebesar Rp200 ribu.

Pantauan M24.CO , hingga sekarang pengelola Bandara Kualanamu belum menyediakan ruang khusus untuk para jamaah umroh.

Minimnya  fasilitas tersebut membuat para jamaah itu terkadang duduk dan tertidur di lantai selama berjam-jam menunggu jadwal keberangkatan mengingat minimnya fasilitas yang diberikan pihak bandara. Padahal, dari keseluruhan jamaah unroh, sebagian besar mereka yang sudah berusia lanjut.

Sulaiman (56) salah seorang jemaah umroh asal Aceh mengatakan, sudah semestinya pengelola bandara memberikan fasilitas pelayanan seperti ruangan khusus bagi peserta jamaah umroh.

“Jadi, tidak dengan kondisi seperti ini, kami terpaksa duduk dan tertidur di lantai menunggu pemberangkatan,” ujar Sulaiman, Selasa (25/4/2017).

Menanggapi keluhan ini, Junior Manager Bandara Kualanamu, Abdi Nugroho menyampaikan pihaknya akan memperhatikan hal tersebut.

“Nanti dalam rapat atau pertemuan dengan pimpinan, akan kami sampaikan masukan dari masyarakat ini,” kilahnya.

Diketahui, sejak bertambahnya sejumlah maskapai penerbangan melayani rute penerbangan internasional Kualanamu-Jeddah jumlah peserta umrohpun semakin meningkat.

Loading...