Kadin Sumut: Produk Unggulan Sumut Punya Peluang Masuk ke Bali

177
KADIN PRODUK UNGGULAN SUMUT
KADIN PRODUK UNGGULAN SUMUT
KADIN PRODUK UNGGULAN SUMUT
KADIN PRODUK UNGGULAN SUMUT

M24.CO|MEDAN
Direktur Eksekutif Kadin Sumut, Hendra Utama mengatakan Kadin Sumut optimis produk-produk unggulan Sumatera Utara memiliki peluang untuk masuk ke Bali sehingga Kadin Sumut akan berencana mendirikan Rumah Sumatera di Bali. “ Kadin Sumut akan membantu promosi dan meningkatkan jaringan bisnis para pelaku usaha Sumatera Utara, baik antar daerah, antar provinsi maupun dengan para pengusaha dari negara-negara ASEAN. Sehingga Rumah Sumatera merupakan fasilitas yang diinisiasi Kadin Sumut,” katanya.

Dikatakannya, sekian lamanya Bali menjadi tempat tujuan wisatawan mancanegara, tetapi belum begitu nampak adanya produk unggulan Sumatera Utara yang dipasarkan dengan baik di daerah tersebut. “Delegasi akan dipimpin Ketua Umum Kadin Sumut Ivan Iskandar Batubara bersama sekitar 30 pengusaha terdiri dari para pengurus Kadin Sumut, beberapa pelaku UKM, serta Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Sumatra Utara dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang,” ujarnya.

Dalam pendiriannya, untuk tahap awal Kadin Sumut sudah menjalin kerja sama dengan Kadin lain di tiga provinsi, yakni Bali, Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah dan Papua. Kerja sama ini diperkuat lagi dengan dukungan komitmen dari stakeholder terkait dari Penang (Malaysia).

Untuk tahap awal ini, realisasi rencana pendirian Rumah Sumatera akan diawali dengan melakukan kunjungan delegasi Kadin Sumut ke Bali yang akan dilaksanakan pada 28-30 Oktober 2016”Sejumlah pengusaha seperti Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi), Bank Sumut, kalangan pebisnis properti, UKM dari Medan, Langkat dan Deliserdang. Mereka memiliki produk seperti kerajinan tangan, souvenir, fesyen, makanan dan minuman serta properti,”ujarnya.

Kunjungan ke beberapa sentra promosi di Bali dan akan mengunjungi lokasi-lokasi yang akan dijadikan sebagai kawasan pendirian Rumah Sumatera. Kadin Bali telah membantu mencari kawasan yang potensial dan sudah ada tiga kawasan yang dianggap layak. “Nanti akan kami lihat di sana, mana yang lebih strategis. Nanti kami akan bentuk tim kecil untuk menghitung investasi dan lainnya,” pungkasnya. (nis)

Loading...