Padi Rusak, Distan Minta Cadangan Benih Nasional

padi rusakM24.CO|MEDAN
Dinas Pertanian Sumatera Utara (Sumut) akan meminta cadangan benih nasional kepada pemerintah pusat, untuk mengganti 412,5 hektare (ha) tanaman padi yang mengalami puso (kerusakan).‬

‪Kepala UPT Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Dinas Pertanian Sumut, Nurhijjah, mengatakan permintaan itu akan disampaikan apabila kabupaten cepat mengambil langkah melaporkan dampak puso.‬

‪”Kalau kabupaten dalam hal ini kepala dinas tidakk mengajukan bagaimana kami mau proses karena itu semua tergantung mereka karena data semuanya ada pada kabupaten,” katanya Rabu sore (28/9/2016).‬

Loading...

‪Curah hujan Sumut yang cukup tinggi selama bulan November mengakibatkan sebagian lahan pertanian di Sumut terendam banjir. Tanaman padi sawah yang terkena banjir seluas 1.834,7 ha, dan puso seluas 412,5 ha.‬

‪”Memang jika terjadi puso di kabupaten/kota sudah diatur pemerintah akan ada tambahan benih nasional,” ujarnya.‬

‪Daerah yang paling banyak mengalami puso seperti di Kabupaten Langkat, terjadi di tiga desa Kecamatan Sei Lepan d seluas 58,0 ha dan 8 desa di Tanjung Pura, 10,70 ha. Kabupaten Deliserdang di tiga desa Kecamatan Hamparan Perak seluas 8,5 ha dan Labuhanbatu di tiga desa Kecamatan Panai Hilir mengalami puso seluas 239,0 ha.‬

‪”Ada juga di terkena banjir di Stabat, Babalan, Secanggang, Hinai dan beberapa daerah lainnya,” katanya.‬

‪Pihaknya sudah melakukan upaya mulai dari memberikan rekomendasi kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Unit Pelaksana Teknik Dinas (UPTD) untuk melaksanakan pompanisasi dan menanam varietas yang tahan kekeringan.‬

‪”Meningkatkan pengamatan perkembangan dampak banjir terhadap pertanaman dan melaporkannya secara konsisten. Kita juga sudah mengaktifkan posko posko di kecamatan juga kabupaten,” pungkasnya. (nis)

Loading...