Pemilik SPBU tak Keberatan Pasokan BBM Diterima Bercampur Air

181

GUNUNGSITOLI l

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Diponegoro, Desa Miga, Kecamatan Gunungsitoli, inilah yang diduga menerima pasokan bahan bakar minyak becampur air, Senin (09/01/2017) lalu.

SPBU bernomor 14.228.334, ini sebelumnya dikabarkan menerima pasokan bahan bakar jenis premium becampur air dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) milik Pertamina Cabang Gunungsitoli, Sumatera Utara.

Pasokan BBM tidak layak pakai (becampur air) itu dibenarkan pengelola SPBU, Ferry Hutagalung, kepada metro24.Co saat dihubungi melalui sambungan telepone, Selasa (10/01/2017).

“Kenapa rupanya, saya tidak keberatan dengan pasokan premium becampur air itu. Lagian pasokannya sudah dikembalikan ke Pertamina sesaat kami tau becampur air,”kata Ferry.

Menurut Ferry, tercampurnya ratusan liter air dan premium yang di distribusikan ke SPBU miliknya akibat proses penguapan. “Gak tau kenapa gitu, mungkin karena penguapan,”sebutnya.

Sementara itu, saat ditanyai apakah premium tersebut sempat dimasukan ke dalam tangki penyimpanan dan dipasarkan, Ferry langsung menutup telephone selularnya, tanda mengakhiri wawancara.

Dikesempatan yang sama pula, Kepala Pertamina Cabang Gunungsitoli, Rahmat Febriadi, memastikan bila hanya di SPBU milik Ferry Hutagalung insiden premium bercampur air terjadi.

“Kami sudah melakukan investigasi internal dengan mendatangi SPBU lain, dan hasilnya tidak ada ditemukan insiden yang sama,”ungkap Rahmat. (noris)

Loading...