Pengrajin Gula Merah Nira Sawit Berharap Bantuan Bupati Langkat

556
Pariman bersma istri saat membuat gula merah dari nira sawit
Pariman bersma istri saat membuat gula merah dari nira sawit

M24.co-SECANGGANG-

Usaha kecil warga perorangan untuk pengolahan air tetesan umbut atau batang muda ujung kelapa sawit dari sisa limbah pohon yang sudah tidak produksi lagi. Bisa diolah menjadi gula, saat ini masih satu orang pengrajin asal Kabupaten Langkat yang mengolah  limbah menjadi gula merah.

Pembuatan gula merah yang berasal dari nira pohon kelapa sawit tersebut, kini ditekuni Pariman(41) warga Suka Mulia, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.

Pariman menyatakan, usaha dia jalankan baru empat bulan. ”Selama lima belas tahun saya meninggalkan Langkat. Lalu saya ke Kabupaten Serdang Bedagai berkerja di perusahan mebel kayu PT Mahoni Kecamatan Sungai Rampah. Disanalah saya mendapat ilmu tentang limbah diolah menjadi gula merah nira kelapa sawit,” sebutnya pada wartawan, Selasa (9/8/2016) saat didapur tempat pengolahan gula miliknya.

Selesai berkerja diperusahaan itu, Pariman mencari tambahan uang saku dengan menjual sempengan sisa potongan kayu dari tempat berkerja. Dan kepada pembuat gula merah nira sawit disanalah, Pariman saya belajar mendalami dan mendapatkan ilmu baru tersebut.

“Saya sudah lakukan usaha ini, sekitar setahun yang lalu. Jika 2 hari air pohon buah dari pohon seho ditampung, maka dimasak dalam sehari itu bisa dapat sekitar 13-14 bungkus gula merah dari hasil perasan tiga pohon aren. Sering tidak seperti itu sebab, tiap pohon aren kandungan air gulanya juga tidak sama banyak,” ujar.

Pariman perlihatkan gula merah hasil buatannya
Pariman perlihatkan gula merah hasil buatannya

Lanjutnya, untuk satu pohon sawit yang sudah ditumbang bisa menghasilakn  7 atau 8 liter. Dalam satu hari bisa diambil dua kali. Air niranya bisa menghasilkan dalam tempo 30 sampai 40 hari. Sebulan 70 pohon, satu hari hasilnya 100 kilo.

Dia pun berharap, kepada bapak Bupati Langkat melalui instansi memberikan bantuan kepada pengusaha kecil seperti dirinya. Agar, usaha pembuatan gula merah nira sawit tersebut dapat lebih maju dan bisa menunjang hidup sehari-hari.

“ Saya siap membimbing atau membagi ilmu kepada warga yang ingin belajar tentang mengolah limbah sisa tumbangan pohon sawit menjadi gula merah nira kelapa sawit.”Tandasnya.(hermansyah)

Loading...