Perekonomian Sumatera Utara Triwulan III 2016 Masih Cukup Baik

137
Perekonomian Sumatera Utara Triwulan III 2016 Masih Cukup Baik
Perekonomian Sumatera Utara Triwulan III 2016 Masih Cukup Baik
Perekonomian Sumatera Utara Triwulan III 2016 Masih Cukup Baik
Perekonomian Sumatera Utara Triwulan III 2016 Masih Cukup Baik

M24.CO|MEDAN
Pada triwulan III 2016, kinerja perekonomian diperkirakan masih disumbang oleh masih kuatnya aktivitas konsumsi, realisasi proyek infrastruktur strategis pemerintah yang tepat waktu serta net ekspor yang terus membaik. Hal ini dikatakan Kepala Kantor Wilayah Bank Indonesia Sumut, Difi Djohansyah, Jumat (28/10/2016).

“Mencermati perkembangan beberapa indikator terkini, perekonomian Sumatera Utara triwulan III 2016 diperkirakan masih cukup baik dengan rentang 5,1% (yoy) – 5,5% (yoy). Meskipun demikian, masih terdapat beberapa faktor risiko yang mewarnai perekonomian kedepan,”katanya.

Dikatakannya, belum meratanya perbaikan harga komoditas perkebunan pada awal triwulan III 2016 diperkirakan menjadi penyebab kurang optimalnya kinerja perekonomian pada periode mendatang.

“Namun kita tetap optimis akan perbaikan perekonomian pada triwulan IV 2016 masih cukup kuat,”ujarnya.

Ditambahkannya, perekonomian Sumatera Utara pada triwulan IV 2016 diperkirakan berada pada kisaran 5,2%-5,6% (yoy). Sumber utama pertumbuhan perekonomian pada triwulan mendatang diperkirakan masih bersumber dari kokohnya permintaan domestik sementara perbaikan dari sisi eksternal dapat dikatakan masih relatif terbatas.

“Perbaikan perekonomian ini mampu diimbangi dengan realisasi inflasi yang terjaga. Inflasi Sumatera Utara pada triwulan IV 2016 diperkirakan berada pada kisaran 4,5 ± 0,5% (yoy). Perkiraan kembali menurunnya tekanan inflasi terutama didorong oleh peningkatan tekanan inflasi kelompok Volatile Foods dan Administered Prices sementara tekanan inflasi inti relatif menurun,”ujarnya.

Meskipun inflasi tahun kalender Sumatera Utara hingga bulan Juli 2016 masih relatif rendah, yaitu 2,2% (yoy), namun inflasi Sumatera Utara masih dihadapkan pada beberapa risiko.

“Meskipun demikian, tingginya komitmen Tim Pengendalian Inflasi Daerah se-Sumatera Utara dalam mencapai realisasi inflasi yang rendah dan stabil mampu mendorong kembali terjangkarnya inflasi pada sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya,”pungkasnya. (nis)

Loading...