Petani Karo cemas ! Harga jual sayur mayur tak stabil

80

Sekelip-Karo | Memasuki musim panen di sejumlah wilayah di Kabupaten Karo membuat sejumlah petani sayur mayur harap-harap cemas. Bukan tanpa sebab, saat ini Karo sedang mengalami anomali musim. Yang paling mengkhawatirkan petani, nilai jual sayur mayur cenderung tak stabil.

Beberapa pekan belakangan, petani dibuat pusing lantaran cuaca yang tak menentu. Kondisi cuaca belakangan ini di Kab Karo kerap turun hujan, akibatnya, hasil panen jauh berkurang dari panen sebelumnya. Dengan kondisi itu otomatis mempengaruhi harga jual sayuran.

Beberapa jenis sayuran yang merupakan komoditas utama dalam kebutahan sehari-hari seperti kol dan kentang saat ini mengalami penurunan harga dibandingkan musim panen sebelumnya. Sedangkan harga cabe dan tomat mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan di kalangan petani sayuran di Desa Lambar Kecamatan Tiga Panah, Kab Karo.

“Harga sekarang hampir sebagian besar turun, seperti kol dan kentang, tapi cabe merah justru lagi bagus harganya sekitar Rp35 ribu sampai Rp36 ribu per kilo. Tomat dari dari Rp7 ribu per kilo sempat naik sampai Rp10 ribu per kilo. Tapi pantauan terakhir tomat kembali turun menjadi Rp5.500 per kilo.

“Harga jual tak stabil, kita jadi kena imbasnya. Semalam di Pajak Roga turun lagi harga tomat menjadi Rp5.500 per kilo jadi kan kita bingung terus kalau begini,” ujar Dedi Surbakti (38) salah seorang petani ketika ditemui M24 di ladangnya, Rabu (27/9).

Hal yang sama dirasakan Pribadi Sembiring dan Akbar. Kepada M24, Akbar mengatakan harga kentang dan kol saat ini turun. Sebulan yang lewat, harga kentang sekitar Rp8 ribu sampai Rp9 ribu.

“Tapi sekarang besar besar kentang pun harganya cuma Rp5.500 per kilo, apa lagi cuaca begini kurang mendukung, bisa bisa habis kentang kita ini meseng akibat cuaca extrim ini,” ujar petani kentang di Desa Lambar Kecamatan Tiga Panah ini.

Selain merasa kerugian dari segi harga, para petani juga harus menerima kenyataan panen kali ini banyak tanaman sayur yang mati karena curah hujan yang turun sangat tinggi di seluruh wilayah di Kab Karo.

Anjloknya harga membuat beberapa petani bingung, karena biasanya pada saat panen raya beberapa waktu silam kenaikan harga hampir dirasakan oleh seluruh jenis sayuran.

 

Loading...