Rupiah dan IHSG ‘Bareng’ di Zona Hijau

21

MEDAN|Rupiah dan IHSG sama-sama bertahan di zona hijau. Nilai tukar Rupiah bergerak menguat diperdagangkan terhadap US Dollar. Rupiah yang sebelumnya ditutup melemah 10 poin 13.329 dibuka menguat di hari kamis (23/3) menjadi 13.328. Terpantau sampai kamis sore Rupiah bergerak menguat dikisaran 13.310-13.313 per US Dollar. Demikian dikatakan Pengamat Ekonomi Sumut, Gumawan Benyamin kepada M24.CO hari ini.

“Rupiah juga bergerak menguat berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot dollar Rate (JISDOR). Rupiah dipatok 13.332 per US Dollar di hari kamis. Patokan ini lebih baik dari harga sebelumnya 13.335 per US Dollar,” paparnya.

Dia menjelaskan rupiah masih memanfaatkan terkoreksinya US Dollar untuk penguatannya. Pergerakan Rupiah masih terjaga dari sentiment positif dari harapan kenaikan peringkat utang ke layak investasi oleh &P yang akan mengunjungi Indonesia. US Dollar saat ini masih terpantau bergerak melemah terhadap US Dollar menyusul buruknya data penjualan rumah lama AS di bulan Februari.
“Penjualan rumah lama AS dirilis turun dari perkiraan sebelumnya US$ 5,57 juta menjadi US $ 5,48 juta. Namun pelemahan US Dollar bisa saja tidak berlanjut menjelang voting yang berkaitan dengan Obamacare di kongres serta didukung beberapa data ekonomi yang akan dirilis seperti klaim pengangguran dan penjualan Rumah baru AS,” terangnya.

Dia menegasakan klaim pengangguran diperkirakan akan turun dari sebelumnya 241.000 menjadi 240.000. Sedangkan data penjualan rumah baru AS diperkirakan akan naik dari sebelumnya 555.000 menjadi 566.000. Turunnya klaim pengangguran dan naiknya data penjualan baru AS akan membuat US Dollar menguat jika data tersebut dirilis sesuai dengan perkiraan.

“IHSG berhasil naik menguat setelah sehari sebelumnya ditutup melemah. IHSG yang sebelumnya ditutup di level 5534,09 dibuka menguat di hari kamis (23/3) 5539,63. IHSG sempat tertekan di level 5532,64 namun IHSG berhasil ditutup menguat 29 poin menjadi 5563,75 atau menguat 0,536 persen dengan total transaksi mencapai Rp 8 T. tercatt asing melakukan aksi beli bersih mencapai Rp429 M,” tambanhya.

Loading...