Rupiah dan IHSG Bergerak Stabil

13

MEDAN|Rupiah dan IHSG bergerak stabil. Rupiah bergerak stabil cenderung melemah diperdagangkan terhadap US Dollar pasca pelemahannnya kemarin. Sampai kamis (30/3) sore Rupiah bergerak melemah dikisaran 13.315-13.330. Demikian dikatakan Pengamat Ekonomi Sumut, Gumawan Benyamin kepada wartawan hari ini.

“Saat ini sentiment dari luar negeri mendominasi pergerakan Rupiah terhadap US Dollar dikarenakan masih minimnya sentiment dari dalam negeri. US Dollar bergerak menguat karena dipengaruhi beberapa sentiment diantaranya penjualan rumah tertunda dan beberapa data ekonomi yang akan dirilis,” katanya.

Dia menjelaskan penjualan rumah tertunda AS dirilis naik jika dibandingkan dengan sebelumnya minus 2,8 persen menjadi 5,5 persen. Naiknya penjualan rumah tertunda AS membuat US Dollar menguat dan membuat Rupiah melemah. Bebarapa data ekonomi AS yang akan dirilis mempengaruhi pergerakan Rupiah terhadap US Dollar diantaranya adalah produk domestic bruto dan klaim pengangguran. Produk domestic bruto AS diperkirakan akan naik dari sebelumnya 1,9 persen menjadi 2 persen.

“Sedangkan klaim pengangguran AS diperkirakan akan turun dari sebelumnya 261.000 menjadi 244.000. Jika produk domestic bruto AS dirilis naik dan klaim pengangguran AS yang turun maka akan membuat US Dollar menguat di hari jumat (31/3) dan artinya Rupiah akan terkoreksi disaat minimnya sentiment dalam negeri yang mempengaruhi Rupiah,” paparnya.

Dia menerangkan IHSG bertahan di zona hijau setelah satu harian perdagangan terus bergerak dizona merah. IHSG yang sebelumnya ditutup menguat dilevel 5592.51, dibuka melemah di hari kamis (30/3) menjadi 5581.11. IHSG sempat tertekan dilevel terendahnya mencapai 5555.36 namun IHSG akhirnya ditutup menguat tipis 0,008 persen menjadi 5592.95 dengan total transaksi mencapai Rp 8,6T.

“IHSG sempat terkena aksi ambil untung yang dilakukan investor pasca penguatannya kemarin,” ungkapnya.

Loading...