Rupiah dan IHSG Bertahan’kata Pengamat Ekonomi Bagus

15

RIVAN-MEDAN | Nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan terhadap US Dollar masih bergerak di area zona hijau yang cenderung menguat.

Hal ini mengacu dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate ( JISDOR). Rupiah dipatok 13.278 per US Dollar dihari, Rabu (26/4/2017)

Pengamat Ekonomi Benjamin Gunawan mengatakan, bahwa keadaan ini sangat bagus. “Patokan ini lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya yang dipatok 13.296 per US Dollar.” ungkap Gunawan

Dirinya menuturkan, masih lanjutnya tren penguatan Rupiah dengan memanfaatkan US Dollar yang masih tertekan diperdagangkan. US Dollar masih tertekan diperdagangkan seiring sentiment-sentimen negatif yang mempengaruhinya.

“Saat ini data perekonomian AS yang sedikit mengecewakan menjadi penyebab US Dollar masih tertekan ditambah lagi kebijakan Trump berkaitan dengan pajak.  Trump masih melakukan lobi-lobi untuk memuluskan kebijakan berkaitan dengan pajak, hal inilah yang membuat US Dollar semakin tertekan seiring data ekonomi yang mengecewakan,”beber Gunawan

Lanjutnya, namun diperkirakan pelamahan US Dollar tidak berlanjut menyusul akan dirilisnya klaim pengangguran AS yang diperkirakan  turun tetapi sifatnya terbatas.

Ruang untuk penguatan Rupiah masih terbuka seiring dengan berkurangnya ketidakpastian politik dalam negeri yang secara perlahan telah kembali menumbuhkan keoptimisan. Ruang penguatan Rupiah yang masih terbuka walaupun sedikit terhalang karena adanya tren penguatan harga komoditas.

IHSG masih mampu bertahan dizona hijau dan ditutup menguat 45 poin. IHSG yang sebelumnya ditutup dilevel 5680,79. Di hari rabu (26/4) IHSG kembali ditutup menguat menjadi 5726,53 atau menguat 0,805 persen dengan total transaksi mencapai Rp.7,8 T. IHSG sempat tertekan diawal-awal perdagangan sampai menyentuh level 5679,59.

Loading...