Tradisi Penjual Bendera Musiman, Omset Capai Jutaan Rupiah

210
penjual bendera musiman di Jalan Gatot Subroto Medan
penjual bendera musiman di Jalan Gatot Subroto Medan
penjual bendera musiman di Jalan Gatot Subroto Medan

M24.co-MEDAN-

Sudah menjadi tradisi setiap menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus, para penjual bendera merah putih menjamur. Termasuk di Kota Medan, penjual bendera sudah ramai dalam sepekan ini. Bahkan, omzetnya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Pemandangan ini, terlihat di beberapa titik, seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Sutomo, Jalan Sudirman, Ringroad dan sejumlah kawasan lainya. Menjajakan beragam atribut dan umbul-umbul untuk merayakan Hari Kemerdekaan ini ternyata tidak bisa dianggap sepele. Ternyata omzet dari bisnis musiman ini bisa mencapai puluhan juta.

Seperti diungkapkan Bembeng, salah seorang pedagang atribut kemerdekaan di Jalan Gatot Subroto mengatakan yang sudah lima tahun melakoni usaha ini menuturkan, dia merupakan generasi kedua yang menjual beragam atribut untuk menyambut Kemerdekaan RI.

“Ini sudah turun temurun menjual atribut kemerdekaan,”ujarnya.

Biasanya, dia memulai usaha ini sebulan sebelum menjelang 17 Agustus. Dia menyediakan beragam atribut. Seperti background perkantoran dengan tiga model berbeda dan umbul-umbul serta bendera. “Ini semua hasil desain kita sendiri, tapi diproduksi di Bandung,” ujarnya.

Dituturkan Bambang, dengan memanfaatkan peluang bisnis musiman ini, omzet yang didapatkanya begitu menggiurkan. “Alhamdulillah prospeknya bagus. Kalau tidak, kita kan gak kerjain,”kata Bambang yang biasanya berjualan Klumpang ini.

Biasanya sambung Bambang, jika menjelang 17 Agustus, permintaan akan semakin ramai. “Tahun ini lebih ramai dibandingkan tahun lalu. Karena tahun lalu, momen 17 Agustus itu bersamaan dengan Lebaran. Jadi tidak terlalu dirayakan,”ujarnya.

Saat ini sebutnya, dia memberikan varian yang berbeda dengan tahun lalu. Yaitu umbul-umbul dengan motif garuda, ada juga yang dimodifikasi dengan motif batik. Semua hasil desain ini, dipasarkannya di 30 titik di Kota Medan.

Saat ini, stok barang untuk backgroud sudah semakin menipis. “Kita sekarang order lagi. Kemungkinan dua hari lagi baru akan masuk,”ujar warga Klambil V ini.(red)

Loading...