Adzan Menggema Tangis Bupati Pecah

SIPIROK-M24 | Suasana haru seketika pecah saat seorang muadzin mengumandangkan adzan dalam acara pemberangkatan calon jemaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), di Masjid Sri Alam Dunia, Sipirok. Bupati Tapsel, Syharul M Pasaribu bahkan tak kuasa membendung air matanya.

Raut kesedihan terpancar jelas dari wajah Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu.
Air matanya pun terlihat menetes di pipi. Politisi asal Partai Golongan Karya (Golkar) itu kemudian memeluk satu persatu para jamaah calon haji (Calhaj).

Puncaknya saat Kepala Desa Aek Badak Jae, Martin Siregar, yang juga tercatat sebagai Calhaj berdiri tepat berada di depannya. Spontan, tangisan pria yang sudah dua periode menjabat sebagai Bupati Tapselitu langsung mengiringi.Entah sadar atau tidak, namun tangisan bupati saat itu sangat jelas terpancar.Usai acara, Syahrul pun mengungkap bahwa dirinyaa teringat ketika pertama kali akan berangkat menunaikan haji beberapa tahun lalu.
“Setiap pemberangkatan haji, saya selalu menangis, karena teringat saya juga pernah seperti ini,” tuturnya.

Loading...

Ditanya tentang sosok kepala desa yang dipeluk, Syahrul menjawab, kades itu sudah menyumbangkan tanahnya untuk kepentingan agama. Dia menilai, apa yang dilakukan oleh kades tersebut pantas dicontoh. Karena dia tidak mau menerima uang dan tanahnya dihibahkan untuk kepentingan agama dan masayrakat. Pemberangkatan Calhaj juga dilakukan Pj Walikota Padangsidimpuan, Dr Sarmadan Hasibuan. Sarmadan melepas jamaah Calhaj kloter 14 dengan iringan lantunan suara adzan dari Halaman Masjid Al Abror Kota Padangsidimpuan menuju Kota Medan.
“Selain Calhaj Kota Padangsidimpuan, Jamaah Calon Haji kita nantinya akan tergabung dengan jamaah Kota Medan sebanyak 64 orang,” kata Sarmadan Hasibuan.

Sebelum berangkat menuju Bandara Kualanamu, Jamaah Calon Haji Kloter 14 ini nantinya akan mengikuti rangkaian kegiatan pelepasan, diantarnya penyerahan bendera merah putih dan Surat – Surat Kepercayaan kepada Kepala Rombongan (Karom). Menurut Pj Walikota, ibadah gaji merupakan rukun Islam yang kelima. Setiap Umat Islam di dunia pasti mendambakan untuk bisa memiliki kesempatan bertamu di rumah Allah sebagai bentuk penyempurnaan iman Islamnya. Artinya para jamaah Calhaj yang akan berangkat merupakan orang-orang yang beruntung dan dimuliakan, karena diberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji.

Selanjutnya Sarmadan berpesan kepada seluruh jamaah Calhaj agar menjaga nama baik daerah, agar kita senantiasa dikenang sebagai jamaah yang tertib dan disiplin. “Kita sama-sama berdoa agar para calon haji yang akan berangkat haji tahun ini semoga menjadi haji dan hajjah yang mabrur,” harapnya. (zia)

Loading...