Alamak ! Warga Labusel sakit perut setelah makan beras raskin

59

Zainul Nst-Labusel| Akibat mengkonsumsi beras Raskin atau beras Rastra dari pemerintah, Agustani Nasution warga Dusun Simandiangin Desa Sabungan, Kec. Sungai Kanan, Kab. Labuhanbatu Selatan dan sekeluarga mengalami sakit perut disertai muntah-muntah.

Beras Rastra merupakan bantuan yang diberikan Pemerintah untuk masyarakat kurang mampu, tetapi sangat memperihatinkan, lantaran beras bulog yang diterima masyarakat berbatu dan tak layak untuk dikonsumsi.

Pantauan Wartawan ke rumah masyarakat, Wartawan mendapati bahwa beras Rastra tersebut memang benar berbatu dan memang tak layak untuk dikonsumsi masyarakat.

Adalah Samsiati Pulungan (48), juga mengalami kesakitan perut, dan menyampaikan keluhannya, bahwa beras yang diterimanya dari Kepala Desa Sabungan yang disalurkan oleh kadus sebanyak 15 Kg pertiga bulannya.

“Beras ini sudah kami komsumsi selama kurang lebih lima tahun, tetapi beberapa bulan ini, beras bulog selalu berbatu dan akibatnya suami saya mengalami sakit perut karena memakan beras bulog yang berbatu,” keluh Samsiati, Kamis (30/11/2017).

Samsiati Pulungan berharap, agar Pemerintah segera memperbaiki mutu beras Rastra dan jangan ada lagi beras Rastra yang dimakan/konsumsi masyarakat sampai berbatu.

Terkait hal tersebut, tokoh Masyarakat Dusun Simandiangin Desa Sabungan Kecamatan Sungai Kanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan H.Ahmad Yunus Siregar (52) sangat kecewa lantaran beras Rastra yang dikonsumsi masyarakat kualitasnya sangat buruk, yang mengakibatkan adanya korban yang nengalami sakit perut.

Arman Halim Harahap, selaku tokoh pers Labusel juga sangat menyayangkan permasalahan tersebut, dan ia juga mengkritisi pengawasan pemerintahan yang mengakibatkan adanya korban dari beras Rastra tersebut.

“Saya sangat menyayangkan kejadian tersebut, tadi saya sudah tanya Kades Desa Sabungan H. Gulmat, tapi Kades tersebut mengatakan dirinya tidak mengetahui beras tersebut berpasir dan berbatu, saya berharap agar kejadian ini jangan sampai terulang lagi kedepannya,” jelas Arman.

Loading...