Audensi ke Kantor Kemensos Jakarta, Pengungsi Sinabung Tuntut Dana Jadup Segera Dicairkan

Rombongan Bupati Karo dan perwakilan warga Berastepu saat audensi ke Kemensos (M24-Sekilap)

JAKARTA-M24 | Pengungsi erupsi Gunung Sinabung asal Desa Berastepu, Kecamatan Simpang Empat, Karo, menuntut dana jaminan hidup (Jadup) tahap II termin ke III 2018 segera dicairkan.

Tuntutan tersebut terungkap saat Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH, didampingi anggota DPRD Karo, Kadis Sosial Benyamin Sukatendel, Kabid Usaha Purba , Camat Simpang Empat Amsah Peranginangin, Kades Berastepu Gemok Sitepu dan perwakilan warga Berastepu Esron Meilala, Pelita Sitepu, beraudensi ke Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (2/10).

Thomas Joverson Ginting, mewakili warga pengungsi, mengungkapkan, kalau kedatangan mereka ingin menanyakan perihal penyaluran jaminan hidup (Jadup) tahap II termin III, yang sampai sekarang belum mereka terima. “Dan mohon kepada Ibu Kasubdit memberikan penjelasan apa kendala, agar DPRD Karo dan Pemkab Karo dapat memahami masalah tersebut. Dan bisa kami aplikasikan nantinya kepada masyarakat Berastepu,” papar Thomas

Loading...

Bupati Karo, Terkelin Brahmana, mengatakan, Pemkab karo dan DPRD Karo memahami dan menyadari segala upaya dan kepedulian Kemensos. Tetapi, katanya, desakan masyarakat Berastepu menjadikan alasan bagi pihaknya untuk kembali mengkomunikasikan penyaluran Jadup tersebut. “Mudah-mudahan dengan adanya masukan dan saran yang diberikan Kemensos, pihak perwakilan dapat menyampaikan hasil pertemuan tersebut ke masyarakat. Ini harapan kita,” pinta Terkelin.

Kades Berastepu, Gemok Sitepu, menambahkan, meski pihak Kemensos tidak menentukan tanggal, waktu dan hari pencairan Jadup, tetapi diharapkan pencairannya jangan habis tahun 2018 ini.

Rombongan Bupati Karo yang mewakili 348 KK dari 1.019 jiwa tersebut, diterima Kasubdit Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana Kemensos, Tetrie Darwis, di ruang kerjanya.

Tetrie Darwis didampingi stafnya Ari Wibowo, mengakui, pihaknya telah menerima proposal dari Pemkab Karo, mengenai pengusulan jaminan hidup by name by addres hunian tetap tahap II pengungsi Gunung Sinabung, tertanggal 14 Mei 2018.

Pada prinsipnya, kata dia, pihak Kemensos telah mencatat dan memproses pengajuan tersebut. Tetapi, jika ditanya waktu dan kapan akan disalurkan, dia belum bisa menjawab. “Berikan kami waktu, sebab saat ini Kemensos butuh skala prioritas ke daerah-daerah lain, mengingat beruntunnya bencana alam terjadi di Indonesia. Setelah Lombok, muncul lagi Palu. Jadi, hampir semua Kemensos fokus ke Palu, termasuk semua anggaran tersedot kesana,” papar Tetrie.

Untuk Karo, katanya, masyarakat bisa bersabar. “Apa yang masyarakat Berastepu keluhkan, kami sudah tahu. Jangan terus disalahkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Baik terkait Jadup, alat-alat isi perabot rumah hunian dan bantuan rehabilitasi anak-anak pengungsi. Semua sudah kita catat. Namun yang akan diprioritaskan Jadup dan bantuan rehabilitasi anak-anak pengungsi,” tandasnya. (herlin/sekilap)

Loading...