Curah Hujan di Kecamatan Salak Tinggi, 2 Titik Longsor Berpotensi Ganggu Aktivitas Warga

Longsor di lingkungan Pemkab Pakpak Bharat (M24-Edy Ilva S)

PAKPAK BHARAT-M24 | Dua titik longsor berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Ini akibat tingginya intensitas curah hujan di Kecamatan Salak dan sekitarnya beberapa pekan terakhir.

Tingginya intensitas curah hujan tersebut membuat beberapa titik rawan terkena bencana. Akibatnya, titik longsor di Jln Komplek Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Desa Salak II dan Jln Napasengkut–Pealagat, Dusun 2 Pelnas, Desa Salak I, Kecamatan Salak, berpotensi ganggu aktivitas masyarakat.

Kepala Seksi Trantibum, Daniel H Purba, mengungkapkan, perlu kesadaran bersama terhadap pentingnya mitigasi. Karena kondisi alam di Kecamatan Salak, berupa perbukitan, membuat kawasan itu rawan terkena longsor. Apalagi saat ini memasuki musim penghujan.

Loading...

“Longsor memang tidak dapat dipastikan, namun sebagai sebuah tindakan preventif perlu diwaspadai munculnya longsoran akibat curah hujan yang tinggi,” ungkap Daniel, Kamis (11/10).

Dari pantauan terakhir, pihak BPBD dan Satpol PP Pakpak Bharat terlihat sedang menangani longsor yang terjadi di Jln Komplek Perkantoran Panorama Indah Sindeka. Lokasi longsor tepat terjadi di bawah Kantor Dinas KUMKM Pakpak Bharat.

Sedangkan di Jln Napasengkut–Pealagat, Dusun 2 Pelnas Desa Salak I, longsor mengakibatkan terkikisnya bahu jalan. Dari pihak Kecamatan Salak dan desa, untuk sementara telah membuat tanda, agar masyarakat yang melintas dapat berhati-hati.

Plh Camat Salak, Abdul Ghani Berutu, saat dikonfirmasi juga mengungkapkan, pihak Kecamatan Salak juga sudah mengimbau para kepala desa terkait mitigasi bencana ini. “Pihak desa sudah kita imbau agar tetap waspada, apalagi belakangan ini curah hujan di wilayah ini cukup tinggi,” pungkas Ghani. (edy)

Loading...