Dinilai Penyebab Macet, Tugu Adipura Kabanjahe Diusulkan Dipindahkan

KABANJAHE-M24 | Kemacetan parah dan kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di bundaran Tugu Adipura, Kabanjahe, memunculkan usulan agar Tugu Adipura tersebut dipindahkan.

Mantan Ketua Permata GBKP Simpang Enam Kabanjahe, Agape Timotius Kembaren, berpendapat, solusi tepat mengurai kemacetan, termasuk mencegah rawan lakalantas di seputaran bundaran Simpang Enam, yakni dengan memindahkan Tugu Adipura.

“Sekaligus di lokasi itu dibuat Yellow Box Junction,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (22/7), di Kabanjahe.

Loading...

Menurutnya, Yellow Box Junction berfungsi sebagai area steril dari kendaraan. Dimana bertujuan mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas di salah satu jalur. Dengan adanya Yellow Box Junction ini, diharapkan kepadatan arus lalu lintas di persimpangan agar tidak menumpuk.

“Baiknya Tugu Adipura tidak dipindahkan ke taman yang jauh dari pinggir badan jalan nasional. Karena Tugu Adipura itu adalah ikon Kota Kabanjahe dan bersejarah bagi Kabupaten Karo. Baiknya dipindah ke bundaran Moga Jaya depan SPBU Laudah atau ke Simpang Tiga depan Mesjid Agung Kabanjahe,” tuturnya.

Senada, Pt Em Ir Selamat Ginting, yang juga mantan Kepala Dinas PUPR Karo. Dikatakannya, Tugu Adipura dibuat agar orang semua melihat dan mengetahui, Kota Kabanjahe pernah mendapat Adipura untuk kota kecil. Maka dibuat di persimpangan jalan strategis.

“Pesan tugu itu, agar Kota Kabanjahe tetap menjaga kebersihan dan keindahannya. Kalau memang mau dipindah, ya bagusnya ke Simpang Tiga Mogajaya, masih cukup layak lokasinya dan strategis,” harapnya.

Sementara, Tuah Bastari Barus, warga Simpang Enam Kabanjahe, mengungkapkan, sepanjang untuk penataan dan mengatasi kemacetan maupun untuk mencegah kecelakaan, tidak masalah jika Tugu Adipura dipindahkan ke lokasi yang strategis. “Apalagi di bundaran Simpang Enam, belakangan ini sangat rawan sekali terjadi laka lantas. Mobil-mobil besar dari arah Dairi maupun Aceh sering langsung saja ke atas, tanpa mengikuti belokan bundaran sehingga sangat rawan bagi pengguna jalan,” jelasnya.

Kepala Bappeda Karo, Ir Nasib Sianturi Msi, mengakui, kemacetan yang sering terjadi di Bundaran Tugu Adipura, maupun di lokasi-lokasi lainnya, menjadi perhatian serius pihaknya.

“Untuk Tugu Adipura, kami masih akan pelajari, dikaji dulu apakah tetap dipertahankan atau dipindahkan. Namun demikian, kalau masyarakat menginginkan di pindah, ya kita akan pindahkan dan nantinya di lokasi itu ditata lebih indah lagi,” tandasnya. (herlinbarus)

Loading...