Kasus 98,74 Gram Sabu, Pama Poldasu Divonis 8,5 Tahun

PN MEDAN-M24 | Sebagai aparat penegak hukum, sejatinya harus memberantas peredaran narkoba. Lain halnya dengan AKP Raden Heru Sulistio (52), mantan perwira menengah (Pama) Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dit Pamobvit) Polda Sumut ini dijatuhkan hukuman 8,5 tahun karena terlibat peredaran sabu 98,74 gram.

Dalam sidang yang digelar di ruang Kartika PN Medan, vonis yang diterima AKP Heru Sulistio jatuh lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sabrina dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara selama 12 tahun penjara pada persidangan sebelumnya.

“Dari fakta sidang yang diungkap, mulai dakwaan JPU, keterangan saksi, penasihat hukum, dan bukti yang dihadirkan maka terdakwa Raden Heru Sulistio secara sah terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika sebagaimana diatur pada pasal 114 (2) Jo. Pasal 132 (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009. Terdakwa dihukum 8 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp1 miliar subsidair 1 bulan penjara,” ujar Majelis Hakim, Nazar Effendi, Rabu (8/6)

Loading...

Majelis Hakim juga menjatuhkan hukuman 8,5 tahun kepada masing-masing dua rekan terdakwa yakni, Arjuna Fadli Sinaga (25) dan Sandy Surisdianto (23). Ketiganya terbukti berencana mengedarkan sabu seberat 98,74 gram.

Selain itu, Nazar Effendi juga menyebutkan, pemberatan terhadap tindakan terdakwa justru tidak mendukung pemberantasan narkoba di Indonesia.

“Pertimbangan pemberatan terhadap Terdakwa yaitu terdakwa tidak mendukung pemberantasan narkoba yang digagas pemerintah Indonesia. Terdakwa harus dihukum dan dipotong selama masa tahanan di rutan,” terangnya.

Menanggapi vonis tersebut, AKP Raden Heru Sulistio terlihat menangis saat diapit petugas kejaksaan menuju ruang tahanan Pengadilan Negeri Medan.

Penasihat Hukum terdakwa, Guntur Peranginangin mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan vonis 8 tahun 6 bulan yang ditujukan kepada kliennya tersebut. Guntur menyebut, tindakan terdakwa Raden Heru Sulistio dikarenakan terjerumus dalam pergaulan.

“Kita pikir-pikir ini menanggapi ini ya. Terdakwa ini sepertinya terlarut dalam persahabatan sehingga terlibat kasus narkotika ini,” ujarnya.

Diketahui, ketiga terdakwa AKP Raden Heru Sulistio, Arjuna Fadli Sinaga dan Sandi Surisdianto diringkus Ditres Narkoba Polda Sumut pada 9 Desember 2017 silam di Swalayan Maju Bersama Jln Tritura Kel Marindal, Medan. (tiopan)

Loading...