Kekurangan Persyaratan Terpenuhi, Proyek Jalan Karo-Langkat Dilanjutkan Kembali

13

Bupati Karo diwakili Kepala Bappeda saat Forum Grup Diskusi (M24-Sekilap)

KARO-M24 | Proyek peningkatan jalan tembus Kabupaten Karo-Langkat yang sempat dihentikan pihak Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BB TNGL), dilanjutkan kembali.

Proyek berbiaya Rp14 miliar dari APBD Sumut TA 2018 yang sebelumnya sempat terhenti tersebut, memicu reaksi ratusan warga Pamah Simelir dan Telagah, Langkat, serta sebagian warga Karo, untuk melakukan aksi demo damai secara spontan. Warga sangat keberatan proyek tersebut dihentikan.

Menurut Indra S Pandia, perwakilan warga, didampingi Riswan Sitepu, warga keberatan proyek Jalan Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Karo-Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingei, Langkat, itu dihentikan. “Mengingat betapa pentingnya perbaikan jalan tersebut bagi warga dua kabupaten bertetangga, yang sudah turun temurun, saling mengunjungi sebagai simbol kuatnya kekerabatan dan kearifan lokal,” jelasnya, Rabu (12/9).

Tetapi, katanya, dengan terpenuhinya persyaratan yang dianggap masih kurang, seperti Forum Grup Diskusi (FGD) yang telah dilaksanakan, Senin kemarin, BB TNGL sudah mengijinkan proyek dilanjutkan oleh rekanan pemenang lelang proyek.

Sebelumnya, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemprovsu, menggelar Konsultasi Publik Kajian Ilmiah di ruas jalan kawasan TNGL, mengundang warga dan seluruh pihak terkait. Di antaranya, Pemkab Karo, Pemkab Langkat, BB TNGL, Pemprovsu, anggota DPRD Langkat dan lainnya

Kesimpulannya, proyek peningkatan jalan tembus Karo-Langkat dilanjutkan kembali, setelah kekurangan persyaratan dipenuhi pihak Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemprovsu.

Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH, melalui Kepala Bappeda Karo, Ir Nasib Sianturi MSi, merasa lega dan puas atas hasil pertemuan Konsultasi Publik Kajian Ilmiah di ruas jalan pada kawasan TNGL. “Artinya pertemuan FGD yang melibatkan pihak-pihak terkait serta masyarakat setempat seputar kawasan adalah puncak proses pengusulan jalan tembus Karo-Langkat,” imbuh Sianturi. (sekilap)

Loading...