Korupsi anggaran MTQ, Sekda dan Sekertaris BKD Asahan ditahan

146

Khairul-Kisaran | Selama 4 jam diperiksa, Sekretaris Daerah (Sekda), Sofyan MM dan Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah, Kabupaten Asahan, Darwin resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan, senin (9/10/2017) sore. Keduanya tersangka kasus MTQN tahun 2015, ini langsung digiring ke Rutan Tanjung Gusta Medan.

Sofyan dan Darwin telah ditetapkan Kejari Asahan sebagai tersangka korupsi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-35 tahun 2015 di Kabupaten Asahan pada Juni 2016.

Kedua tersangka dipanggil Senin (9/10/2017), untuk menjalani pemeriksaan. Setelah 4 jam menjalani pemeriksaan, akhirnya secara resmi surat penahanan keduanya dikeluarkan. Sofyan MM saat dibawa ke LP Tanjung Gusta masih menggunakan baju dinas PNS.

Kepala Seksi Intel Kejari Asahan, Boby Sirait SH, mengungkapkan, kedua tersangka diduga telah melakukan korupsi pada kegiatan keagaamaan itu. Dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumut, kerugian negara ditaksir sekitar Rp500 juta.

“Benar, Kedua tersangka resmi ditahan untuk 20 hari kedepan, dan telah dibawa ke LP (Lembaga Pemasyarakatan) Tanjung Gusta hari ini. Terkait lamanya penangkapan kedua tersangka karena kita masih melakukan pengumpulan bukti-bukti dan penghitungan kerugian negara,” kata Bobby.

Sofyan merupakan Ketua Panitia penyelenggaraan MTQ. Sementara Darwin bertindak sebagai Sektetaris.

Loading...