Kurun Sebulan, Kasus Narkoba di TB Meningkat 100 Persen

10

TANJUNGBALAI-M24 | Dalam tempo sebulan, terhitung sejak 9 Juli hingga 30 Agustus 2018, Polres Tanjungbalai (TB) berhasil mengungkap 25 kasus tindak pidana narkotika dengan 60 tersangka. Jumlah itu mengalami peningkatan 100 persen dari hasil pengungkapan sebelumnya.

Hal itu disampaikan langsung Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai ketika menggelar pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Mapolres Tanjungbalai, Kamis (30/8). Menurut AKBP Irfan Rifai, jumlah tindak pidana narkotika periode 9 juli hingga 30 agustus 2018 mengalami peningkatan 100 persen dengan jumlah pengungkapan 25 kasus dan tersangka sebanyak 60 orang.

“Dari kasus yang berhasil kita ungkap, terjadi peningkatan 100 persen dengan rincian tersangka laki-laki sebanyak 55 orang diantaranya 2 orang perempuan dan 5 orang merupakan konsumen atau pemakai. Dengan jumlah itu, untuk kasus narkoba mengalami peningkatan dengan total pengungkapan sebelumnya sebanyak 27 tersangka,” ungkapnya kepada wartawan.

Lebih lanjut, sambung Irfan, pemusnahan barang bukti narkoba sebanyak 3.185.55 gram sabu, 449 butir pil ekstasi, 27,56 gram ganja dan 30,28 gram serbuk berwarna putih diduga bahan baku narkoba, didapat dari 9 orang tersangka.

“Barang bukti ini kita peroleh dari 9 tersangka berinisial AI, AS, ZA, IR, HA, HN, ASY, TA dan RH, dan selanjutnya seluruh tersangka akan kita kirim ke kejaksaan untuk proses dipersidangan,” terangnya.

Irfan menambahkan, Polres Tanjungbalai termasuk diantara enam Polres di Sumut dengan jumlah angka tindak pidana narkotika cukup tinggi dalam gelaran Ops Antik Toba 2018.

“Dari keenam Polres itu, Kapolda Sumut memberi target untuk perang melawan narkoba (Fight Againts Drugs) guna memberantas peredaran, penyelundupan dan penyalahgunaan narkotika. Tebukti, siang ini kita berhasil menangkap 7 orang dari 5 tempat. Hal ini tentunya memotivasi Polres Tanjungbalai dan Polsek sejajaran dalam memberantas narkoba di wilayah hukum Polres Tanjungbalai,” pungkasnya.

Pemusnahan barang bukti narkoba juga digelar Polres Tanah Karo di halaman Mapolres Tanah Karo. Sebanyak 11,94 gram yang diperoleh dari dua tersangka dimusnahkan dengan cara diblender, Kamis (30/8).

Kapolres Tanah Karo, AKBP Benny R Hutajulu melalui Kabag Ops, Kompol B
Sembiring mengatakan, barang bukti sabu yang dimusnahkan diperoleh dari tersangka Tomi Asrial (40) dan Adil Karo Sekali (36) warga Desa Tongkoh, Kec Dolat Rakyat yang diamankan dari kawasan Jln Desa Karibu, Kec Kabanjahe, Selasa (10/7).

“Pemusnahan barang bukti sabu kita lakukan sebanyak 11,94 gram dari total 15,74 gram yang kita amankan. Untuk sisnya, akan dijadikan barang bukti pada persidangan nantinya,” ujarnya.

Selain itu, Benny mengakui peredaran narkoba di wilayah Polres Tanah Karo dinilai tergolong tinggi. Pun begitu, pihaknya akan terus berupaya memberantas peredaran gelap maupun penyelundupan narkoba hingga ke pelosok desa.

“Kita tidak main-main dalam menangani kasus narkoba di wilayah hukum Polres Tanah Karo. Kita tetap komit menindak para pelakunya, selain itu kita juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan takut melapor kepada pihak yang berwajib jika mengetahui seseorang memiliki maupun mengedarkan narkoba,” tandasnya. (ambon/herlin)

Loading...