Masyarakat di Tepi Sungai Waspada Banjir dan Longsor

Kapolres Tebingtinggi bersama BPBD foto bersama usai apel kesiapan penanganan bencana.

TEBINGTINGGI-M24 | Polres Tebingtinggi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar apel kesiapan penanganan bencana di halaman Satuan Shabara Polres Tebingtinggi, Kamis (11/10). Pun begitu, masyarakat yang bermukim di daerah aliran sungai (DAS), diimbau waspada banjir dan longsor.

Dalam kegiatan tersebut hadir, Wakapolres Tebingtinggi, Kompol V Siagian, Kabag Ops, Kompol R Manurung, Kepala BPBD Kota Tebingtinggi, Wahid Sitorus, Kepala Dinas Kesehatan, para Kabag, Kasatfung, Kapolsek sejajaran, personil Brimob Den B Tebingtinggi, Bhabinkamtibmas, Satlantas, Sabhara dan personel BPBD Kota Tebingtinggi.

Bertindak sebagai pemimpin apel, Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi SIK menyampaikan, apel kesiapan penanganan bencana ini digelar dalam upaya menanggulangi bencana banjir akibat meluapnya Sungai Padang, Bahilang, Kelembah dan Sibaro hingga menyebabkan ratusan rumah warga terendam.

Loading...

“Selain itu, untuk mengecek kesiapsiagaan personel dan peralatan dalam mengantisipasi musim penghujan yang berpotensi akan mengakibatkan banjir dan longsor di wilayah hukum Polres Tebingtinggi,” ujarnya.

Kapolres mengharapkan, kepada personel Polres Tebingtinggi yang terlibat diminta lebih maksimal dalam melakukan penanganan dan pengamanan kepada warga.

“Personel juga dituntut untuk peka akan kondisi dan situasi di lapangan. Selain itu, giatkan patroli dan lakukan pendekatan kepada warga serta tanggap dalam penanganan,” bilangnya.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat khususnya yang berada di daerah aliran sungai (DAS) untuk tetap waspada akan banjir dan longsor.

“Begitu juga halnya kepada warga masyarakat untuk tetap waspada. Apalagi saat ini diketahui sedang musim penghujan, dan air sungai tidak tentu akan mengalami kenaikan, terutama bagi warga yang bermukim di tepi sungai, seperti warga Kelurahan Bandar Utama, khususnya Kampung Semut yang kerap mengalami banjir disaat air sungai Padang meluap,” terangnya.

Kapolres menambahkan, Polres Tebingtinggi bersama BPBD akan melakukan pengecekan secara berkala dan akan mendirikan posko penanganan bencana.

“Kita tetap melakukan pemantuan dan memberikan bantuan kepada warga terkena banjir. Selain itu, kita juga menyediakan peralatan seperti perahu karet guna mengevakuasi warga yang menjadi korban. Hingga kini kondisi masih aman dan terkendali, dan kami bersama unsur Muspika sudah melakukan pendataan dan pengecekan,” pungkasnya.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kota Tebingtinggi menyebabkan meluapnya sungai Padang, Bahilang, Kelembah dan Sibaro Kota Tebingtingi, Rabu (10/10). Akibatnya, ratusan rumah warga terendam banjir. (agus)

Loading...