Mensos salurkan Rp6,9 M jaminan hidup pengungsi Sinabung

9

KARO-M24 | Menteri Sosial RI, Idrus Marham menyerahkan bantuan sebesar Rp6.9 miliar untuk relokasi tahap ketiga penerima bantuan jaminan hidup korban bencana erupsi Gunung Sinabung. Bantuan itu diserahkan di Jambur Pemkab Karo, Senin (9/7) petang.

Sebelumnya, Idrus Marham disambut Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang bersama Dandim 0205/TK Letkol Inf Rizal Batubara dan sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Karo dengan pemberian seperangkat pakaian adat Karo kepada Menteri Sosial di rumah dinas Bupati Karo.

“Hari ini saya datang ke Karo atas intruksi Presiden untuk memberikan bantuan senilai Rp6,9 Miliar ke Kab Karo. Kita serahkan bantuan jaminan hidup ini. Bencana erupsi Sinabung telah membawa sengsara kepada rakyat. Pemerintah mau tidak mau harus hadir memberikan bantuan,” kata Idrus.

Idrus berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Selain itu, Kemensos juga menyalurkan bantuan sosial berupa program keluarga harapan.”Nanti akan dapat 10 kilogram beras setiap bulan. Setiap bulannya, beras itu tidak ada bayaran apa-apa,” ujarnya.

Dipastikannya, penyaluran bantuan tersebut tepat sasaran dan tidak terhambat. Jika ada oknum petugas yang meminta bayaran, Mensos menegaskan akan ada sanksi.
“Siapa yang menghambat program untuk rakyat harus diberikan tindakan tegas kepada mereka,” jelasnya.

Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH mengatakan, penerima bantuan jaminan hidup relokasi tahap ketiga korban bencana erupsi Sinabung sebesar Rp6.921.000.000 untuk 7.690 jiwa.

Bantuan itu meliputi 8 desa masing-masing Desa Pintu Besi, Tiga Pancur, Kuta Tengah,Sukanalu Teran di Kec Simpang Empat. Selanjutnya Desa Sigarang-Garang dan Kuta Gugung di Kec Namanteran. Kemudian Desa Kuta Gugung dan Desa Mardinding di Kec Tiga Nderket.

Ia merincikan Kecamatan Simpang Empat @900.000×2640 jiwa sebesar Rp2.376.000.000. Di Kec Namanteran @Rp900.000×4105 jiwa sebesar Rp3.694.500.000. Selanjutnya Kec Tiganderket @Rp900.000×945 jiwa sebesar Rp850.500.000.

Terkelin menambahkan pihaknya telah beberapa kali menerima bantuan dari Kementerian Sosial. Pada tahun 2014 menerima bantuan sebesar Rp5.977.800.000 untuk 33.210 jiwa. Tahun 2015 menerima bantuan sebesar Rp686.880.000 untuk relokasi tahap I di Siosar kepada 1.272 jiwa.Pada tahun 2018 sebesar Rp1.886.400.000 untuk 2.096 jiwa.

“Pemkab Karo sangat berterima kasih atas kepedulian Pemerintah Pusat kepada masyarakat korban erupsi Sinabung,” pungkasnya. (herlin)

Loading...