Pemilik 105 Kg Sabu dan 30 Ribu Butir Pil Ekstasi, Ibrahim Hasan Terancam Hukuman Mati

27

BELAWAN-M24 | Tak hanya narkotika jenis sabu seberat 105 Kg, anggota DPRD Langkat, Ibrahim bin Hasan alias Hongkong (52) juga terlibat kepemilikan 30 ribu butir pil ekstasi yang dipasok dari Malaysia.

Hal itu disampaikan Kepala Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Drs Arman Depari dalam paparan yang dilaksanakan di Dermaga Bea Cukai, Jln Karo, Belawan, Selasa (21/8).

“Hasil tangkapan ini, adalah bentuk sinergitas bersama untuk menggagalkan narkoba dari Malaysia melalui jalur laut. Ini merupakan penangkapan dan pengembangan dari tiga lokasi, Kepulauan Riau, Pangkalanbrandan Sumatera Utara dan Aceh Timur,” jelas Arman Depari.

Dalam pengungkapan jaringan narkoba internasional tersebut, lanjut Arman Depari, pihaknya mengamankan seorang anggota DPRD Langkat, Ibrahim bin Hasan alias Hongkong sebagai pemilik seluruh barang bukti yang diamankan.

“Dari pengakuan tersangka (anggota DPRD Langkat), penyelundupan sabu sudah dilakukannya sebanyak dua kali. Yang pertama berhasil membawa 55 Kg sabu. Kita masih melakukan pengembangan terhadap aset pribadinya melalui PPATK, untuk melakukan pengauditan,” terang Arman Depari.

Pihaknya juga berhasil mengamankan 10 sindikat jaringan narkoba lainnya, yakni, Juliar Mansyah alias Abi, Siswanto alias Sis, Ricky Salahudin alias Riki dan Darma Putra alias Kapten Kapal.
Kemudian, Ibrahim Ahmad, Abdul Rahman, Amat, Joko Susilo, Ibrahim alias Jampok dan Rinaldi Nasution alias Naldi. Mereka ditangkap dari lokasi berbeda.

Atas perbuatannya dan status sebagai wakil rakyat, Ibrahim Hasan dan seluruh tersangka terancam hukuman mati. “Jika narkoba ini berhasil beredar di pasaran maka akan membunuh dan merusak generasi bangsa. Kalau generasi rusak dan hancur mau jadi apa bangsa ini?” tegas Arman Depari.

Arman menerangkan, Ibrahim Hasan ditangkap saat sedang sosialisasi tentang pencalonannya kembali sebagai anggota DPRD Langkat untuk masa bakti 2019-2024. Awalnya Ibrahim Hasan mengira Tim BNN adalah anggota Bawaslu.

Pada kesempatan itu, Aspam Mabes TNI AL, Laksamana Muda S Irawan menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi memberantas narkoba. “Kita akan terus bersinergi dengan aparat terkait, untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba dari jalur laut,” kata Irawan diamini Kepala Kanwil Bea Cukai Sumut, Oza Olavia.

Dalam paparan yang berlangsung, turut dihadiri pejabat dari BNN pusat, BNNP Sumut, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan SH MH, pejabat Lantamal I, pejabat Bea Cukai Sumut dan seluruh pihak terkait.

Diberitakan sebelumnya, penangkapan Ibrahim Hasan alias Hongkong berawal tiga karung goni berisi narkoba yang diamankan di Aceh dan Pangkalansusu, Sumut, Minggu (19/8) dan Selasa (20/8). Saat diperiksa, selain narkotika jenis sabu, juga ditemukan enam bungkus ekstasi dengan logo daun berwarna biru sebanyak 30 ribu butir. (mag1)

Loading...