Petani Ikan Madina Dilatih Buat Pakan Mandiri

9

PANYABUNGAN-M24 | Sebanyak 25 orang pelaku budidaya ikan darat yang ada di Mandailing Natal (Madina) dilatih membuat pakan mandiri. Pelatihan yang dikemas dalam bimbingan teknis (bimtek) ini digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Madina di Aula Mitra Tani, Panyabungan, Rabu (25/7).

Hariyanto SPi dari Balai Pelatihan dan Pendidikan Perikanan Belawan yang menjadi narasumber pada bimtek formulasi pakan ikan dan manajemen pemberian pakan ikan air tawar tersebut menyampaikan, dalam pelatihan ini para peserta dilatih tekhnik pembuatan pakan/pelet ikan mandiri dengan memakai bahan baku yang ada disekitar kita. “Bahan bakunya murah dan mudah didapat,” katanya.

Ia mengatakan, untuk memacu pertumbuhan ikan ini peranan pakan sangat dibutuhkan salah satunya dengan pembuatan pakan mandiri. “Selain meningkatkan protein ikan juga meningkatkan harga jual,” katanya.

Dia menjelaskan, untuk bahan pakan ini sendiri sangat mudah didapat karena selain mudah di dapat bahan-bahannya banyak disekitar kita. Pakan buatan ini disiapkan dengan berbagai macam komposisi, mulai dari protein hewani dan protein nabati yang bahannya sendiri terdiri dari tepung ikan, udang, bekicot, dedak, jagung dan lainnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina Ir Bahren Lubis, saat pembukaan bimtek mengatakan, di satu sisi Madina memiliki potensi yang sangat besar didalam perikanan darat. Namun kenyataannya hingga saat ini objek pasar perikanan darat di Madina masih di dominasi dari daerah lain yakni dari Rao Sumatera Barat. “Setiap harinya pasokan ikan dari daerah itu ke Madina mencapai 4 ton perharinya,” terang Bahren.

Dari informasi dan kunjungan yang dilakukan oleh instansi ke Rao tersebut salah satu kendala yang dihadapi para petani ikan di Madina adalah kurangnya pengetahuan tehnologi masalah budi daya ikan para petani khususnya pakan.
“Untuk pakan ini ada hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam tekhnis formulasi dan manajemen pemberian pakan tersebut,” katanya.

Atas kondisi yang dihadapi para petani ikan ini dalam bimtek tersebut para petani diharapkan dapat menyampaikan persoalan-persoalan yang dihadapi petani sehingga nanti bisa teratasi. Sementara itu, Ketua panitia bimtek, Irwan SPi mengharapkan kepada para peserta agar mengikuti acara ini dengan serius. Ia menyebut keberhasilan dalam perikanan ini ditentukan oleh 3 faktor meliputi kwalitas bibit ikan, pakan dan manajemen pemberian pakan.
“Manajemen ini sangat berpengaruh apalagi terkait jadwal pemberian pakan ikan,” ujar Irwan yang juga menjabat Kabid Pembudidayaan Ikan itu.
(antsu)

Loading...