Plesiran ke Perancis, Wagirin dilaporkan Mahasiswa ke BKD

22

Budiman – Medan | Ketua DPRD Sumut, H Wagirin Arman, SSos dilaporkan lima mahasiswa dari UMSU ke Badan Kehormatan Dewan (BKD), kemarin (30/4).

Kelimanya, adalah Tengku Suhaimi Halam Purba, Surya Ananda, Farid A Harefa, Wahyu F Ramadhan dan Maulana Handisyah Mulya diterima anggota BKD DPRD Sumut, Ir Irwan Amin.

Surya Ananda menjelaskan, laporan Wagirin pergi ke Perancis sejak 20-24 April 2018 meninjau perusahaan air minum bernama Suez diduga melanggar kewajiban, etika tata kerja serta melawan hukum dengan menyalahgunakan jabatan sebagai Ketua DPRD Sumut.

Menurutnya, Wagirin yang tidak melaksanakan tugas/kewajibannya sebagai anggota DPRD Sumut terindikasi untuk menguntungkan kepentingan pribadi, kelompok dan korporasi tertentu. “Dia memutuskan pelesiran seolah-olah ada keputusan resmi DPRD Sumut. Kami menduga Wagirin telah melanggar rasa keadilan rakyat, sebab dia adalah wakil rakyat,” ucapnya.

Selain itu, Wagirin patut diduga melanggar asas-asas hukum pemerintahan yang baik sesuai UU No.23/2014 tentang Pemda.Begitujuga dengan indikasi mengangkangi banyak aturan dan ketentuan berlaku, diantaranya pasal 5, pasal 6 poin e, f, h, i, j dan k, pasal 7 poin a, b dan c, pasal 8, pasal 9, pasal 10, pasal 11, pasal 14, pasal 17 poin c dan d Peraturan DPRD Sumut No.10/K/2015 tentang Kode Etik jo pasal 324 poin e, f, h, i, j dan k serta UU No.17/2014 tentang MD3.

“Kami minta BKD segera memanggil dan memeriksa Wagirin Arman. Janganlah BKD selalu mandul di mata publik dengan alasan “jeruk makan jeruk”. Tolong BKD proaktif,” pinta Surya.

Anggota BKD DPRD Sumut, Irwan Amin berjanji akan mempelajari laporan tersebut.”Kita pelajari dulu, lalu kita rapat bersama 7 anggota BKD DPRD Sumut,” ucapnya.

Loading...