Poldasu Tetap Limpahkan Berkas Kadisub Samosir ke Kejaksaan

MEDAN-M24 | Meski tidak ditahan, tetapi Polda Sumut tetap melimpahkan berkas Kepala Dinas (Kadishub) Perhubungan Samosir, Nurdin Siahaan terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun ke Kejaksaan.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan tidak ditahannya Kadis Perhubungan Samosir merupakan kewenangan penyidik. “Masalah tidak ditahan itu murni kewenangan penyidik. Walaupun begitu, berkas tersangka tetap kita lanjutkan ke Kejaksaan,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (23/7).

Ditanya kapan berkas tersangka dilimpahkan, Nainggolan belum bisa memastikan. “Belum tau saya, belum ada koordinasi ke penyidik,” katanya.

Loading...

Namun kata Nainggolan, jika dalam tahap pelimpahan tahap dua nantinya, akan disertai pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan. “Nanti biar pengadilan yang memutuskan apakah tersangka ditahan atau tidak,” ujarnya.

Disinggung dugaan Polda Sumut menerima ‘upeti’ dari Kadishub Samosir, Nainggolan membantahnya. “Tidak benar itu, tidak ada kita terima apapun dari tersangka,” tegasnya.

Sebelumnya, setelah melakukan pemeriksaan selama kurang lebih 25 jam, yakni sejak Kamis (12/7) pukul 13.00 WIB hingga Jumat (13/7) pukul 14.00 WIB, Polda Sumut akhirnya memulangkan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Samosir Nurdin Siahaan (NS). “Tersangka NS di kembalikan dan belum dilakukan penahanan,” ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan.

Tatan menjelaskan, adapun alasan penyidik belum melakukan penahanan kepada Nurdin Siahaan dikarenakan, penyidik masih akan melakukan pemeriksaan tambahan terhadap saksi ahli. Saksi-saksi ahli tersebut sambung dia, berasal dari ahli kelautan, ahli hukum tata negara, dan BMKG. “Namun untuk tersangka NS dikenakan kepadanya untuk wajib lapor sekali seminggu,” tandasnya. (ahmad)

Loading...