Portal tak dibuka, Kapolsek dituding pukul & remas anggota

28

MEDAN-M24 | Entah apa mimpi yang dialami Bripda Alone Panjaitan, hingga mengalami peristiwa tak mengenakkan. Anggota Satsabhara Polrestabes Medan ini dipukul serta mulutnya diremas oleh Kapolsek Delitua, Kompol BL Malau.

Informasi dihimpun metro 24, peristiwa itu terjadi saat pelaksanaan apel di halaman Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Medan, Jln HM Said No.1, Kel Sidorame Barat I, Kec Medan Perjuangan, Kota Medan, Jumat (9/6). Pagi itu, Bripda Alone Panjaitan tengah bertugas jaga di pintu masuk.

Sekitar pukul 09:00 WIB, mobil Avanza silver dengan nomor polisi (nopol) BB 813 FP datang dan berhenti di depan portal pintu masuk Mapolrestabes Medan. Karena tak membuka kaca pintu mobil, Bripda Alone tak mengetahui jika si pengemudi adalah Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Delitua, Kompol BL Malau.

Tanpa membuka portal, Bripda Alone pun mendatangi mobil tersebut. Begitu ia tiba di samping mobil, Kompol BL Malau membuka pintu mobilnya. Selanjutnya Bripda Alone memberitahukan jika apel personel di halaman Mapolrestabes Medan masih berlangsung.

“Aku tidak tahu kalau di dalam itu bapak Kapolsek Delitua, karena pintu kaca tertutup. Pas kudatangi, dibuka bapak itu pintu. Kemudian kubilang sama bapak itu, lagi ada apel di dalam,” ucap Brigadir Alone.

Setelah mengetahui sosok si pengendara mobil, Bripda Alone langsung membuka portal dan memperbolehkan Kapolsek Delitua masuk ke areal Mapolrestabes Medan. Menurut Bripda Alone, setelah memarkirkan mobilnya di depan gedung Kapolrestabes Medan, Kompol BL Malau memanggil dirinya dengan menggunakan jari tengah.

Dengan sigap Bripda Alone menghampiri orang nomor satu di Polsek Delitua itu. Lalu ia dibawa ke depan gedung Satreskrim Polrestabes Medan. Di situ, Kompol BL Malau langsung memukul dada dan meremas mulut Bripda Alone.

“Cuma itu saja kuberitahukan sama bapak itu, Bang. Karena biasanya, kalau lagi ada apel kami dilarang mengizinkan masuk pengendara ke dalam (Mapolrestabes Medan). Pas bapak itu siap parkir mobil, dibawa aku ke gedung Reskrim. Di situ dipukulnya dadaku. Habis itu dibilangnya kalau dia berani menunjangiku. Gak lama dicekiknya (meremas) mulutku,” ungkapnya.

Selanjutnya, lanjut Bripda Alone, Kompol BL Malau yang merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2004 tersebut berlalu. Bripda Alone pun kembali ke piket Provost gedung Kapolrestabes Medan. Belakangan, ia diberitahu jika Kompol BL Malau sudah meminta maaf.

“Memang bapak itu ada minta maaf melalui Kasat saya, Bang. Tapi kepada saya langsung belum ada. Mungkin dia minder,” pungkas Bripda Alone.

Kasat Shabara, AKBP Sonny W Siregar yang dikonfirmasi mengatakan telah mengetahui perselisihan antara anggota dan Kapolsek Delitua tersebut. Kompol BL Malau juga sudah memberi penjelasan. “Memang ada tadi kejadiannya. Tapi Kapolseknya sudah minta maaf kepada saya dan mengakui kesalahannya,” ujar Sonny W Siregar.

Terpisah, Kapolsek Delitua, Kompol BL Malau membantah telah melakukan penganiayaan terhadap Brigadir Alone. “Tidak benar itu (penganiayaan, red). Saya juga tidak ada menyentuh dia (Brigadir Alone),” ucap BL Malau.

Menurut Kapolsek, ketika dirinya tiba di Mapolrestabes Medan, portal di pintu masuk tidak dibuka. Kebetulan mobil Avanza yang dikendarai mengalami gangguan di sistem jendela pintu sehingga ia tidak bisa membuka kaca. “Tapi anggota itu tidak keluar dari pos untuk membuka portal ataupun memberi penjelasan kepada saya,” tuturnya.

Kemudian Kompol BL Malau mengambil inisiatif membuka pintu dan turun dari mobil kemudian memanggil Bripda Alone. (ardi)

Loading...