Prosesi Penganugerahan di Balairung Istana Maimun, Presiden Joko Widodo Diberi Gelar Bangsawan Tertinggi

MEDAN-M24 | Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo, dianugerahi gelar Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri oleh Sultan Deli Seripaduka Baginda Tuanku Sultan Mahmud Arya Lamantjiji Perkasa Alam.

Prosesi pemberian gelar di Balairung Istana Maimun, Jln Sultan Ma’moen Al Rasyid Medan, Minggu (7/10), berlangsung khidmat. Didahului pembacaan sinopsis Gelar Adat oleh Profesor Dr H OK Saidin SH MHum bergelar Datuk Sri Amar Lela Cendikia. Dilanjutkan dengan pemasangan Tengkulok oleh Pemangku Sultan Deli Tengku Hamdy Osman Delikhan Alhaj kepada Presiden Jokowi.

Selanjutnya, Pin Kesultanan dan Keris disematkan oleh Sultan Deli Tuanku Sultan Mahmud Arya Lamantjiji Perkasa Alam. Berakhir dengan penandatanganan Surat Ceri dan Cap Kesultanan. Dengan demikian, Presiden Jokowi telah menjadi kerabat baru di Kesultanan Deli dan mengambil tempat di kursi kehormatan.

Loading...

Sebagai ucapan rasa syukur dan selamat, Presiden Jokowi ditepungtawari oleh Sultan Deli dan beberapa unsur perwakilan. Termasuk, Gubsu Edy Rahmayadi yang bergelar Datuk Laksamana Nara Diraja, Walikota Medan Dzulmi Eldin dan perwakilan keluarga raja-raja. Hadir di antaranya, Yani S Kuswodijoyo dari Kesultanan Sumenep dan Ratu Kokoda dari Papua Barat.

Dalam sambutannya, Sultan Deli Tuanku Sultan Mahmud Arya Lamantjiji Perksa Alam, menyampaikan, gelar Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri, merupakan gelar bangsawan tertinggi di Kesultanan Deli yang bermakna pemimpin yang baik, pembawa angin segar ke pelosok negeri. Katanya, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan penganugerahan gelar tersebut kepada Presiden Jokowi.

“Pertimbangan-pertimbangan utama kami untuk menganugerahkan gelar kebangsawanan tertinggi bagi Presiden RI, Bapak Ir H Joko Widodo, adalah setelah menyaksikan betapa kerasnya upaya Bapak Presiden dalam menjalankan program-program pemerintahan, membangun negara dan mensejahterakan kehidupan rakyat di tengah gejolak politik dan ekonomi yang melanda dunia saat ini,” ucapnya.

Pertimbangan lainnya adalah perhatian besar Presiden Jokowi terhadap kelangsungan hidup kesultanan dan kerajaan yang tersebar di seluruh penjuru negeri. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan serangkaian pertemuan secara rutin oleh Presiden dengan para sultan dan raja se-Nusantara untuk mengidentifikasi dan mencari solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi.

Sementara itu, Presiden RI Ir H Joko Widodo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kesultanan Deli atas gelar Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri yang telah diperolehnya.

“Di dalam gelar adat ini, saya merasakan terkandung amanat dan tugas berat yang diberikan pada saya untuk mewujudkan harapan dari Kesultanan Deli, harapan dari kerajaan-kerajaan se-Nusantara, pemangku adat Indonesia dan ulama untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang Baldatun, Thoyibatun wa Rabbun Gofur,” ucapnya.

Menurut Jokowi, budaya dan adat istiadat merupakan energi utama dan modal untuk meraih kemajuan Indonesia. Untuk itu, Jokowi mengajak semua pihak turut melestarikan budaya dan adat istiadat. “Indonesia maju dengan tetap mempertahankan nilai-nilai luhur asli bangsa Indonesia,” tuturnya.

Acara Anugerah Gelar Adat turut disaksikan lima ribuan lebih masyarakat Sumut di pelataran halaman Istana Maimun. Turut hadir dalam gelar adar tersebut Wakil Gubernur Musa Rajekshah, Sekdaprovsu Hj Sabrina, Gubernur Sumut periode 2013-2018 Tengku Erry Nuradi, datuk empat suku Kesultanan Deli serta kerabat kesultanan Deli, Pengurus Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), raja dan sultan nusantara yang hadir. (dra)

Loading...