Puluhan dokter Sidikalang demo Kantor Bupati Dairi tuntut uang jasa medis

22

SIDIKALANG-M24 |Aksi mogok kerja digelar puluhan dokter spesialis yang bertugas di RSUD Sidikalang, kemarin  (4/6/2018). Mereka menggelar aksi di Kantor Bupati Dairi, Jln SM Raja Sidikalang.

Terkait itu, Sekda Dairi Sebastianus Tunambunan menjelaskan, kalau mogok kerja yang lakukan dokter tersebut untuk menuntut tunjangan penghasilan dan jasa medis yang belum dibayarkan Pemkab Dairi sejak Januari 2018.

“Kalau tunjangan penghasilan sudah mereka ambil. Hanya saja masalahnya mereka menuntut keduanya harus dibayarkan. Padahal sesuai aturan yang berlaku saat ini, mereka disuruh memilih diantara satu, kalau diambil uang tunjangan, jasa medis jangan,” bebernya.

Menurutnya lagi, sesuai Perda yang dikeluarkan Pemkab Dairi yang berpedoman kepada Permendagri No.13/2016 tentang pengelolan keuangan daerah, PNS tidak boleh memperoleh penghasilan ganda.

“Peraturan ini kita adopsi dari peraturan yang lebih tinggi. Jadi pada tahun-tahun sebelumnya para dokter spesialis itu masih menerima tunjangan penghasilan keduanya dan pada tahun ini sudah tidak bisa lagi,” terangnya.

Terkait sanksi yang diberikan kepada dokter yang melakukan mogok kerja, Sebastianus mengatakan, masih menunggu pemeriksaan yang dilakukan pihak Inspektorat.

Terpisah, Direktur RSUD Sidikalang dr Henrik Manik kepada wartawan menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya pelayanan terhadap masyarakat. “Saat ini pelayanan sudah normal kembali,” terangnya. (fajar)

Loading...