Ramadhan Fair 2018, Kabag Agama aku cairkan DP 30%

MEDAN-M24|Selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Ramadhan Fair 2018, Kepala Bagian Keagamaan (Kabag Agama) Pemko Medan, Adlan, bersikeras pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan telah memeriksa semua item pengerjaan, terutama panggung di area Taman Sri Deli Medan. Namun, sampai kini pihaknya belum menerima hasil pemeriksaan tersebut.

“Panggung sudah diperiksa,” ujar Adlan kepada M24 via telepon, Sabtu (19/5), seraya menambahkan pihaknya kini sedang mempelajari isi kontrak.

Kata Adlan, perjanjian yang dilaksanakan kedua belah pihak (Bagian Keagamaan Setda Kota Medan dan PT Global Gemilang) disaksikan pihak Kejaksaan. Sejak awal perencanaan, mereka melibatkan Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan.

Loading...

“Kita terus awasi,” ucap Adlan.

Adlan mengamini uang muka sebesar 30 persen dari nilai kontrak sudah dikeluarkan pihaknya kepada PT Global Gemilang. Sedangkan sisa pembayaran, setelah pekerjaan selesai 100 persen dan sesuai spesifikasi teknis. Sebab, jenis kontrak lumpsum tahun tunggal tidak memberi peluang pekerjaan tambah kurang.

“Saya bersama PPK, Bu Nursani yang menandatanganinya,” ucap Adlan tentang pencairan uang muka.

Selanjutnya, Adlan dan Nursani tidak menandatangani persetujuan yang mengakibatkan pengeluaran, apabila hasil kerja PT Global Gemilang terbukti tidak sesuai spesifikasi teknis/KAK. Terlebih, Nursani sebagai PPK (Pejabat Pembuat Komitmen). Wanita ini merupakan orang yang bertanggungjawab melaksanakan kegiatan.

“Kita bayar, sesuai isi kontrak dan sesuai spesifikasi teknis,” tegas Adlan.

Terpisah, Ketua Komisi D DPRD Kota Medan, Parlaungan Simangunsong mengharapkan Bagian Keagamaan Pemko Medan, selaku Pengguna Anggaran (PA) belanja jasa penyelenggaraan kegiatan event organizer Ramadhan Fair 2018 betul-betul taat aturan dan tidak “main mata” dengan penyedia jasa. Apalagi, Ramadhan Fair merupakan program tahunan Pemko Medan.

“Kita akan pelajari dan pertanyakan tentang spesifikasi teknis dan kontrak,” ucap Parlaungan Simangunsong kepada M24 via telepon, Sabtu (19/5).

Menurut dia, pemutuskan kontrak secara sepihak, tidak mungkin terjadi. Sebab, kegiatan Ramadhan Fair sedang berlangsung. Namun, DPRD Kota Medan mengingatkan Pemko Medan tentang temuan-temuan di lapangan. “Saling kita ingatkan,” ucap Parlaungan Simangunsong. (irsandi)

Loading...