Ramadhan Fair 2018, Kejaksaan periksa hasil kerja kontraktor

34

MEDAN-M24 | Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dipimpin Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan turun ke lokasi kegiatan Ramadhan Fair 2018, untuk memeriksa setiap item pengerjaan pada persiapan, pelaksanaan hingga pembersihan. Pemeriksaan dimulai dari realiasasi belanja sewa sarana dan peralatan di dalam dan luar kolam, pasca pekerjaan persiapan yang dilaksanakan kontraktor.

“Sejak tadi pihak Kejaksaan bersama tim pemeriksa internal, sudah melakukan pemeriksaan di lapangan,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Keagamaan Setda Kota Medan, Adlan SPd MM selaku KPA Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kepada M24, Kamis (17/5) via telepon.

Hasil pemeriksaan? Adlan SPd MM belum bersedia memberi penjelaskan, karena tim pemeriksa sedang bekerja. Begitu juga sanksi yang akan diberikan kepada penyedia, Adlan belum bisa memastikan bentuk sanksi tersebut, karena masih menunggu hasil evaluasi dari aparat pemeriksa intern Pemko Medan.

“Sanksi belum bisa kita berikan, sekarang. Kita masih tunggu hasil pemeriksaan dan evaluasi,” ucap Adlan. Terpisah, Rajudin Sagala dari Fraksi PKS DPRD Medan berpendapat, penyelenggaraan kegiatan event organizer Ramadhan Fair merupakan agenda tahunan, sejak zaman Walikota Medan dijabat H Abdillah. Karena itu, sudah sepantasnya kegiatan tersebut, terus mengalami perbaikan.

“Apalagi, kontraktor pemenang tahun ini juga sebagai pemenang dan penyedia jasa kegiatan Ramadhan Fair pada tahun lalu. Karena pernah melaksanakan kegiatan serupa, harusnya pengerjaan tahun ini, jauh lebih baik dan ada peningkatan,” ujar Rajudin Sagala seraya mengimbau masyarakat segera menyampaikan temuan dan bukti, kepada Komisi A DPRD Medan.

Masih kata Rajudin Sagala kepada M24. Praktik dugaan penyimpangan spesifikasi teknik (spektek) pada pengerjaan persiapan, merupakan bukti lemahnya kinerja pihak terkait, dalam melakukan pengawasan dan evaluasi. Apalagi, sampai mempengaruhi realisasi jadwal acara. Padahal, perencanaan terhadap proyek bernilai miliaran rupiah ini, jauh-jauh hari sudah dilakukan.

“Tim pemeriksa dan pihak terkait, harus terus melakukan monitoring dan evaluasi. Jangan sampai terjadi penyalahgunaan wewenang,” tegasRajudin Sagala seraya berjanji memanggil pihak terkait kegiatan Ramadhan Fair 2018. (bersambung)

Loading...