Ramadhan Fair 2018, Kejari Medan bisa laksanakan pulbaket

31

Laporan: Irsandi-Medan | Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan dan Inspektorat Pemerintah Kota Medan diminta tegas. Selain memeriksa hasil kerja Kelompak Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Belanja Jasa Penyelenggaraan Kegiatan Event Organizer Ramadhan Fair 2018, Inspektorat juga didesak untuk meninjau persiapan proyek. Kemudian, Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan harus turun ke lokasi proyek, guna melaksanakan pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan).

Desakan itu kembali disampaikan Ketua DPP (Dewan Pimpinan Pusat) LSM Garuda Mas, Abdul Hamid BA SH, Sabtu (12/5) kemarin, menanggapi pemberitaan M24. Menurut dia, Intel Kejaksaan Negeri (Kejari Medan) Medan bisa turun ke lapangan dan melihat langsung perjalanan proyek Ramadhan Fair, mulai dari persiapan, pelaksanaan dan pembersihan. Apalagi, pelaksanaan proyek bernilai miliaran rupiah ini, berlangsung selama 46 hari.

“Diminta atau tidak diminta, aparat penegak hukum bisa melaksanakan pengumpulan bahan dan keterangan. Hukum jangan dijadikan seperti karet, bisa tarik dan bisa ulur. Kejari Medan harus tegas, untuk mengusut dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang dalam jabatan. Pengusutan, dimulai dari proses lelang, hingga pelaksanaan. Sebab, proyek ini kategori jasa lainnya,” tegas pria akrab disapa Angga ini.

Pemeriksaan oleh Inspektorat Pemerintah Kota Medan, bisa dimulai dari dokumen lelang, pelaksanaan lelang, proses evaluasi penawaran, berita acara hasil pelelangan dan kontrak perjanjian. Kemudian, melakukan peninjauan ke lapangan, guna mengklarifikasi pelaksanaan dan hasil lelang. “Bila diperlukan, periksa dan evaluasi kinerja Kepala Bagian Keagamaan Setda Kota Medan, Adlan SPd MM selaku Kuasa Pengguna Anggaran,” ujar Angga.

Pantauan M24, Sabtu (12/5) sore di lokasi proyek Ramadhan Fair, sejumlah pekerja terlihat menempatkan dan memasang tenda kerucut tiang besi di beberapa titik dalam area taman. Sementara pekerjaan konstruksi pembuatan rangka panggung undangan dan jembatan dari besi, masih terus dilaksanakan oleh sejumlah tukang las.

Selain pekerja, anak anak terlihat bermain di dalam kolam. Sedangkan bagian tenda roders yang belum tertutupi atap, masih terlihat. Begitu juga tumpukan yang berasal dari bongkaran pada bagian luar bangunan pagar taman Sri Deli, Jalan Mesjid Raya Medan. Padahal, pelaksanaan acara Ramadhan Fair2018, tinggal menghitung hari. (bersambung)

Loading...