Ramadhan Fair 2018, Pokja lelang lalai, KPA tidak kendalikan kontrak

Laporan : Irsandi-Medan | Kelompak Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Belanja Jasa Penyelenggaraan Kegiatan Event Organizer Ramadhan Fair 2018 diduga lalai melakukan klarifikasi saat melaksanakan evaluasi teknik sehingga berdampak pada pengerjaan proyek Ramadhan Fair.

Seperti tercantum dalam dokumen pengadaan pada angka 26.4 disebutkan bahwa Pokja layanan pengadaan menilai persyaratan teknis terhadap peserta lelang. Di sini, penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan teknis, apabila peserta melampirkan hasil pemindaian surat dukungan bermaterai dan dicap basah, yang memuat rincian barang sesuai volume dan spesifikasi teknis, dari vendor serta bersedia diklarifikasi.

Dalam pelaksanaan evaluasi teknis, Pokja lelang melakukan klarifikasi surat dukungan dan uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat pada penyedia, diantaranya penyedia tenda dan panggung. Apabila peserta lelang membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam dokumen pengadaan, maka penawaran peserta dinyatakan gugur.

Loading...

Begitu juga saat pembuktian kualifikasi yang dilakukan di luar aplikasi SPSE (offline). Apabila ditemukan pemalsuan data, peserta digugurkan dan dimasukkan dalam daftar hitam, serta dilaporkan kepada Kepolisian atas peristiwa membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam dokumen pengadaan.

Sedangkan dalam kontrak, Kepala Bagian Keagamaan Setda Kota Medan, Adlan SPd MM selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) melakukan suatu perbuatan yang menjadi kewajiban. Kelalaian Pokja ULP dan KPA, bisa terlihat dari peralatan, bahan dan pekerja di lapangan, terutama pada penyedia panggung undangan dan panggung utama di dalam kolam Taman Sri Deli di Jln Mesjid Raya Medan. Terhadap panggung utama, dikerjakan/pemasangan jadi di lokasi proyek.

Sedangkan pengerjaan konstruksi panggung undangan, berupa pembuatan rangka dari besi (pengelasan) berlangsung beberapa hari di dalam kolam. Begitu juga pengerjaan konstruksi (pembuatan rangka) besi jembatan dari VIP ke panggung. Padahal, pengadaan belanja jasa penyelenggaraan kegiatan event organizer Ramadhan Fair 2018 (nilai Pagu/HPS senilai Rp2,8 miliar) ini dikategorikan jasa lainnya.

Pantauan M24, Minggu (13/5) malam, terlihat sejumlah tukang las mengerjakan (konstruksi) rangka panggung di dalam kolam. Sedangkan diluar taman, sejumlah pekerja memasang lampu pada tenda roders. Sedangkan panggung utama dan rigging, telah terpasang (bersambung)

Loading...