Ratu Narkoba Nangis Divonis 10 Tahun

TEBINGTINGGI-M24 | Fitriana Sari Nasution alias Fitri (30) menangis tak karuan saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi. Pasalnya, tedakwa kasus narkoba ini divonis 10 tahun penjara subsider 6 bulan kurungan dan denda Rp1 miliar oleh Ketua Majelis Hakim, Jarihat Simarmata SH MH, Senin (6/8).

Dalam sidang tersebut, terlihat terdakwa Fitri menangis ketika majelis hakim menjatuhkan vonis selama 10 tahun dengan subsider 6 bulan penjara dan denda Rp1 milyar. Dengan mengenakan jeans hitam, baju kaos biru dan rompi tahanan Kejaksaan Negeri Tebingtinggi berwarna merah, terdakwa sesekali mengusap air mata saat mendengar putusan Ketua Majelis Hakim, Jarihat Simarmata, Hakim Anggota, Damanik SH MH dan Sangkot Tobing SH serta Panitera Pengganti, Erry Agus SH.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Heppy Sibarani SH, Dwi Novianto SH dan Anastasia Wulandari SH menuntut terdakwa ratu narkoba ini dengan hukuman 14 tahun 6 bulan penjara subsider denda Rp1 milyar.

Loading...

Diketahui, terdakwa Fitri merupakan istri dari seorang bandar narkoba Tebingtinggi yang sebelumnya mendekam terlibat kasus narkoba.
Dalam perkara ini, terdakwa Fitri telah melanggar Pasal 112 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan acaman hukuman 10 tahun penjara subsider 6 bulan kurungan dan denda Rp1 miliar.

Terdakwa terbukti menguasai ataupun memiliki narkotika golongan satu jenis sabu sebanyak 186,13 gram setelah ditangkap oleh petugas pada Senin (1/1) sekitar pukul 01:30 WIB di salah satu karaoke Jln Deblod Sundoro Kota Tebingtinggi.

Seperti tertuang dalam surat dakwaan JPU, penangkapan terhadap terdakwa dilakukan tim gabungan Polres Tebingtinggi bersama BNNK dan Sub Denpom 1/1 Tebingtinggi, Intel Kodim 0204/DS saat melakukan razia di sejumlah tempat hiburan yang ada di Kota Tebingtinggi.

Terdakwa berhasil diamankan dari ruang B lantai 2 ketika sedang berkaraoke bersama temannya. Saat dilakukan penggledahan, petugas menemukan satu bungkus plastik kecil berisi satu butir pil ekstasi. Selain itu, petugas juga menemukan dompet berisikan 10 bungkus plastik transparan berisikan sabu seberat 186,13 gram berikut timbangan digital, pipet, kaca dan buku notes dari sepeda motor miliknya.

Dalam razia tersebut, petugas juga mengamankan 21 orang yang diduga terlibat mengonsumsi narkoba dan dilakukan rehabilitasi di BNNK Tebingtinggi. (agus)

Loading...