Sempat Viral di Medsos, Tiga Anak Terlantar Dirawat di Panti Anak SOS Children

7

MEDAN-M24 | Ketiga anak yatim yang terlantar di Kel Cinta Damai, Kec Medan Helvetia yang viral di media sosial (Medsos). Langsung di respon cepat oleh Walikota Medan, Drs H T Dzulmi S MSi dengan memerintahkan Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (PPAPM) Kota Medan, Damikrot untuk menanganinya.

Setelah ditempatkan di Panti Sosial Anak SOS Children Jln Seroja Raya Medan Permai, Kel Tanjung Selamat, Kec Medan Tuntungan. Ke tiga bocah malang itu yakni Jonni (14), Frengki (12) dan Cahaya (12) sudah mendapatkan perawatan dan pendidikan yang layak, kemarin (9/8).

Mereka sempat hidup terlantar, pasca ibu kandungnya, Restoyana Br Berutu (45) diamankan aparat kepolisian karena tersangkut perkara pidana. Sedangkan sang ayah telah meninggal dunia. Si sulung, Jonni terpaksa harus mengamen di persimpangan lampu merah untuk menghidupi kedua adiknya.

Mengetahui kondisi ke tiga bocah yang viral di medsos, Walikota terkejut karena aparaturnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat baik itu kepling, lurah dan camat tidak mengetahuinya. Sementara dia sudah berulangkali mengingatkan, agar tahu apa yang terjadi di wilayahnya masing-masing, termasuk jarum jatuh sekali pun.

“Saya minta nasib ketiga bocah malang itu harus disikapi. Kepada camat, lurah dan kepling serta OPD terkait harus cepat turun tangan menanganinya. Jangan biarkan ketiga bocah yatim itu hidup terlantar,” kata Walikota.

Kadis PPAPM Kota Medan, Damikrot bersama Kadis Sosial, Endar Sutan Lubis serta Camat Medan Sunggal, Indra Mulia didampingi personel Polsekta Medan Helvetia langsung menyambangi kediaman mereka. Selain memberikan bantuan, ke tiga abang beradik itu selanjutnya dibawah ke tempat yang lebih layak yakni Panti Sosial Anak SOS Children.

“Insha Allah di Panti Anak SOS Children mereka akan mendapatkan kehidupan yang layak, termasuk pendidikannya. Si Jonni pun tidak perlu lagi mengamen seperti yang dilakukan selama ini, guna menghidupi kedua adiknya,” jelas Damikrot.

Meski sudah dititipkan di panti anak, Damikrot mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan. “Kita akan terus pantau dan berkoordinasi dengan pihak panti, agar ketiga anak malang ini benar-benar dirawat dengan baik, termasuk sekolah mereka,” pungkasnya. (adlan)

Loading...