Sepuluh Bulan Tak Dicairkan, Dana Lauk Pauk Disoal Ratusan Guru Tj Balai

Guru-guru yang mendatangi Dinas Pendidikan (M24-Ambon)

TJ BALAI-M24 | Guru-guru SD dan SMP mempertanyakan dana lauk pauk yang dianggarkan dalam APBD Tanjungbalai, sejak Januari 2018 sampai sekarang oleh Dinas Pendidikan Tanjungbalai.

Hal itu terungkap saat ratusan guru mendatangi Dinas Pendidikan Tanjungbalai, Selasa (9/10). Para guru SD dan SMP tersebut kesal dan kecewa, karena dana lauk pauk selama 10 bulan belum dicairkan.

Amatan wartawan, di Kantor Dinas Pendidikan Tanjungbalai, kedatangan ratusan guru SMP dan SD tersebut, diterima Kadis Pendidikan Tanjungbalai, Tety Juliani. Pertemuan dipimpin langsung Kadis di aula dinas dan tertutup bagi awak media.

Loading...

Salah seorang guru, yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan, kedatangan para guru-guru ini ingin mempertanyakan perihal uang lauk pauk yang belum cair. “Dari mulai Januari sampai sekarang, uang lauk pauk kami belum cair. Sudah hampir setahun dana tersebut belum dicairkan bendahara dinas pendidikan,” ujarnya.

Menurutnya, setiap kali dipertanyakan tentang pencairan uang tersebut, selalu pihak Dinas Pendidikan dan bendahara mengatakan belum lagi. Dana lauk pauk yang seharusnya mereka terima sebagai guru, per orang setiap bulan jumlahnya bervariasi.

“Kalau untuk golongan III Rp750.000, sedangkan empat jumlahnya Rp800.000. Kami selaku PNS sangat mengharapkan dana tunjangan tersebut, untuk menambah biaya kebutuhan sehari-hari. Tetapi, Dinas Pendidikan seolah-olah seperti menghambat proses pencairannya,” timpal guru lainnya.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tanjungbalai, Arifin, ketika dikonfirmasi, mengatakan, tuntutan para guru tersebut sangat tidak beralasan.

“Dana lauk pauk atau yang disebut dengan dana tambahan penghasilan tidak ada. Baik itu dalam APBD maupun P-APBD Tanjungbalai, tidak ada dianggarkan dana tambahan penghasilan para guru tersebut. Ini sesuai Permendikibud 2017 tentang pelarangan pemberian dana tambahan penghasilan guru,” tegasnya.

Sayangnya, bendahara maupun Kadis Pendidikan Tanjungbalai, saat dikonfirmasi sedang tidak berada ditempat. (surya)

Loading...