Sesuai Hasil Putusan PN Medan, Ballpres Tangkapan Bea Cukai Tanjungbalai Agar Dilepas

5

Aksi demo yang berlanjut dengan rapat dengar pendapat di DPRD (M24-Ambon)

TJ BALAI-M24 | Ratusan massa Koalisi Bersama Rakyat Indonesia (KBRI) Kota Tanjungbalai, minta Ballpress (bale-pakaian bekas-red), yang ditangkap TNI AL beberapa bulan lalu dan diserahkan ke Bea Cukai, dilepas.

Desakan massa tersebut terungkap saat mendatangi DPRD Tanjungbalai, kemarin (10/9). Mereka minta agar bale dikembalikan kepada pemiliknya, sesuai hasil keputusan PN Medan, yang telah inkraah dengan putusan nomor 45/Pid.Pra/2018/PN Mdn.

Aksi damai dengan dua mobil, dua puluh becak motor dan sepedamotor yang dilakukan masyarakat tersebut, dikawal ketat aparat kepolisian Tanjungbalai. Mereka diterima Wakil Ketua dan anggota DPRD Tanjungbalai.

Di hadapan anggota DPRD, dalam rapat dengar pendapat, penanggungjawab aksi, Nazmi Hidayat Sinaga SH, didampingi Syafrizal Manurung SH dan Ahmad Fauzi Hasibuan SH, bersama 300-an massa, mendesak Kepala Kantor Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Teluk Nibung Tanjungbalai Asahan, untuk mematuhi amar putusan PN Medan.

“Putusan yang telah inkraah melalui praperadilan itu, agar segera mengembalikan barang sitaan yang ada di Bea Cukai Tanjungbalai Asahan,” jelasnya.

Rapat dengar pendapat dilakukan di ruang rapat paripurna DPRD Kota Tanjungbalai, dihadiri Wakil Ketua DPRD Leiden Butarbutar beserta anggota H Abdul Jamil, Suhibbon Sinaga, Nariadi, H Syafril Margolang, Hj Nessy Ariyani, Zulkifli Siahaan dan M Syarifudin Harahap, Herna Veva serta perwakilan Bea Cukai dan TNI AL.

Menurut Leiden, hasil keputusan rapat, di antaranya, DPRD Kota Tanjungbalai mentaati Keputusan PN Medan. Kemudian Bea Cukai Teluk Nibung agar segera megembalikan Ballpres sitaan tersebut ke gudang dan dikembalikan pada pemiliknya. Ini sesuai putusan PN Medan yang telah inkraah. “Dan DPRD Kota Tanjungbalai dari komisi B terus mengikuti dan mendampingi perkembangan masalah ini,” terangnya. (ambon/surya)

Loading...