Tagihan Rekening Rp597 Juta Nunggak, Arus Listrik 243 Rumah Dinas PTPN IV Diputus

MEDAN-M24 | Sejak 4 bulan terakhir, PT PLN telah memutus arus listrik rumah dinas (Rudin) pensiunan PTPN IV, di Martubung Titi Papan.

Pemutusan arus listrik terhadap 243 KK pensiunan yang mendiami rumah dinas tersebut, akibat manajemen PTPN IV tidak membayar tagihan sebesar Rp597 juta.

“Mereka hidup dalam kegelapan,” ungkap anggota Komisi D DPRD Sumut, Donald Lumban Batu SE, saat dikonfirmasi M24, Minggu (5/8).

Loading...

Terkait itu, Komisi D DPRD Sumut mengeluarkan 4 rekomendasi, perihal konflik internal antar-manajemen PTPN IV dengan ratusan pegawai pensiunan yang berujung pemadaman listrik tersebut.

Empat rekomendasi tersebut, kata Donald, di antaranya penjadwalan kembali RDP gabungan Komisi D dan E DPRD Sumut bersama PT PLN, pensiunan PTPN IV penghuni rumah dinas serta manajemen PTPN IV.

“Kita jadwalkan secepatnya ke Banmus DPRD Sumut. Mudah-mudahan RDP digelar pertengahan Agustus 2018,” ucap Donald.

Kemudian, katanya, PTPN IV harus membayar hutang tagihan listrik kepada PT PLN. Ketiga, PT PLN memberikan kemudahan pemasangan multi guna atau pengaktifan sementara arus listrik Rudin. Dan keempat, masalah pensiunan dan PTPN IV murni konflik internal dan bukan persekongkolan dengan PT PLN.

Politisi Partai Gerindra itu memastikan, pihaknya telah melakukan RDP pertama pada Rabu (1/8) di gedung dewan, Jln Imam Bonjol Medan. Namun karena yang hadir hanya PT PLN dan pensiunan PTPN IV, maka konflik tersebut sulit dibahas secara tuntas.
“Sayangnya, manajemen PTPN IV tidak tampak, sehingga komisi D menskors pertemuan serta mengeluarkan 4 rekomendasi,” tutup Donald, yang saat RDP didampingi anggota Komisi D DPRD Sumut, Samidun Saragih, Novita Sari dan Sutrisno Pangaribuan.

Pihak eksternal hadir Manajer PT PLN Area Medan Hasibuan, Manajer PT PLN Area Medan Labuhan Hendri Sitio, perwakilan ratusan pensiunan PTPN IV Amiruddin Panjaitan, Ardi Syahputra serta PM Sihombing. (budiman)

Loading...