Terungkap Saat Sidak Bupati Karo, Ruang Belajar SMPN 1 Berastagi Tak Layak

Bupati Karo saat sidak ke SMPN 1 Berastagi (M24-IST)

BERASTAGI-M24 | Salah satu ruang belajar di SMPN 1 Berastagi tidak layak digunakan sebagai tempat belajar mengajar. Akibat pondasi tak kuat, lantainya pun goyang.

Hal itu terungkap saat Bupati Karo, Terkelin Brahmana, didampingi Kadis Pendidikan Eddi Surianta Surbakti, Kadis PUPR Karo Paten Purba, Kabid Bappeda Amal, meninjau gedung SMPN 1 Berastagi, Kamis (4/10).

Rombongan bupati disambut Kepala SMPN 1 Berastagi, Sri Henny br Saragih, bersama guru-guru lainnya. Tak ketinggalan para murid juga ikut menyambut bupati dengan gembira.

Loading...

Menurut Sri, awalnya bangunan berlantai I dibangun ukuran 7m x 8m tahun 2015, dengan sumber dana dari orangtua siswa bersama hasil musayawarah komite. “Kemudian tahun 2016 ketua komite dan orangntua siswa sepakat dibangun ditingkatkan menjadi lantai II,” tambahnya.

Menyikapi itu, Bupati Karo, Terkelin, minta untuk sementara waktu agar ruangan tersebut tidak dipergunakan siswa untuk proses belajar mengajar. Mengingat kondisi bangunan tersebut, sesuai amatan dan saran dari Dinas PUPR, untuk sementara dikosongkan. Ini untuk mengantisipasi apabila gedung tersebut ambruk.

“Maka dampaknya banyak makan korban. Jadi jangan ambruk dulu baru kita kerjakan. Ini harus kita antisipasi dan jangan biarkan anak-anak kita belajar dalam kondisi terancam jiwanya,” kata Terkelin.

Karenanya, Terkelin langsung menginstruksikan Kadis Pendidikan untuk segera rapat, mengambil langkah-langkah solusinya. “Seandainya tetap tidak ada solusi dalam rapat nantinya, misalnya tidak ada anggaran, maka buatkan surat ke Dinas Pendidikan dan diteruskan ke Pemkab Karo, uraikan fakta dan lampirkan hasil musyawarah. Sehingga dapat kita rapatkan lagi bersama tim anggaran,” tandasnya.

Kadis Pendidikan Karo, Eddi Surinta Surbakti, berjanji akan segera merapatkannya bersama instansi terkait lainnya, untuk gedung sekolah tersebut. Apalagi memang, katanya, di lantai II lantainya sudah agak goyang. “Indikasinya karena kurang kuat pondasi yang menopang bangunan, sesuai analisis sementara dari Dinas PUPR dan Bappeda,” kata Eddi. (herlin)

Loading...