Walikota Fokus Bahas Jalan Rusak & Drainase

MEDAN-M24 | Rapat evaluasi hasil kinerja bersama seluruh pimpinan organisasi pimpinan daerah (OPD) dan camat di lingkungan kerja Pemko Medan, masih ada kendala atas capaian kinerja yang belum memuaskan masyarakat. Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi pun langsung melakukan evaluasi.

Pada rapat yang digelar di ruang rapat 3 Balai Kota Medan, Senin (1/10), Walikota fokus membahas jalan rusak di Kota Medan, termasuk drainase. Sebab, keduanya bersentuhan langsung dengan masyarakat. Begitu bermasalah, masyarakat pun langsung meributinya.

Usai seluruh camat menyampaikan titik lokasi jalan rusak dan drainase di wilayah kerjanya masing-masing. Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Khairul Syahnan diminta segera menindaklanjutinya. “Semua jalan rusak yang disampaikan agar dicatat Kadis PU dan segera ditindaklanjuti perbaikannya,” kata Eldin.

Loading...

Kemudian evaluasi pedagang kaki lima (PK5) di seluruh wilayah kecamatan, Walikota mengaku kecewa dengan Kec Medan Petisah. Sebab kondisi seputaran Pasar Petisah masih kumuh dan semerawut, persisnya di depan Medan Fair Plaza Jln Gatot Subroto. Para PK5 sesuka hati berjualan di daerah milik jalan (damija), dengan memasang tenda.

Kepada Camat Medan Petisah dan Satpol PP diperintahkan segara melakukan penertiban. “Tidak hanya kemacetan, kehadiran PK5 sangat mengganggu estetika kota. Padahal kawasan itu masuk inti Kota Medan. Saya minta itu ditertibkan,” tegasnya.

Eldin pun mengingatkan seluruh OPD, termasuk camat agar mengingatkan jajarannya tidak mengharapkan imbalan uang atas pelayanan yang diberikan. Saya tidak mau ada permintaan uang jasa atas pelayanan yang diberikan. Ingat, jaga nama baik dan kredibilitas kita sebagai abdi negara,” ungkapnya.

Guna mendukung upaya penataan yang tengah gencar dilakukan Pemko Medan, diminta untuk terus memonitoring wilayah kerjanya masing-masing. Apabila ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dan butuh bantuan, diminta segera disampaikan. “Cepat laporkan kepada saya untuk ditindaklanjuti,” pintanya.

Eavaluasi selanjutnya, tentang persiapan mendukung suksesnya pelaksanaan MTQN ke-27 tahun 2018 yang akan berlangsung 4-13 Oktober mendatang. Dari penjelasaan yang disampaikan masisng-masing OPD terkait, persiapan dan dukungan yang diberikan telah dilakukan sesuai dengan tupkosi masing-masing.

Sebelumnya pada paparan yang disampaikan Wakil Walikota Medan,Ir H Akhyar Nasution MSi mengaku puas dengan penertiban PK5 di seputaran pasar tradisionil. Selama ini jalanan yang selalu menimbulkan kemacetan telah lancar seperti kawasan Pasar Sikambing, Pasar Sukaramai, Pasar Palapa, Pasar Simpang Limun dan depan Eks Aksara Plaza.

“Hanya di Pasar Sukaramai masih ada perlawanan, para PK5 masih coba berjualan kembali.Untuk itulah pengawasan dan penertiban akan terus dilakukan agar para PK5 tak berjualan kembali,” kata Akhyar.

Begitu juga dengan penertiban papan reklame bermasalah sudah banyak yang dibongkar. “Secara umum hasilnya sudah kelihatan meski demikian masih banyak papan reklame bermasalah yang tersisa. Untuk itu penertiban papan reklame akan terus dilakukan,” ungkapnya. (adlan)

Loading...