Warga pemilik kupon pasar murah tak dapat jatah

15

TJ BALAI-M24 | Sejumlah warga pemegang kupon pasar murah tidak mendapatkan jatahnya. Karenanya, warga kecewa dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Tj Balai yang menggelar pasar murah.

Seperti yang diungkapkan Fariz, salah seorang warga. Harapannya untuk mendapatkan bahan-bahan kebutuhan pokok dengan harga murah kandas.

“Aku datang ke kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tanjungbalai, berharap, kupon yang diberikan Kepling IV, Kecamatan Tanjung Balai Selatan, untuk membeli beras, minyak goreng gula dan dua botol sirup, tidak terpenuhi. Menurut staf di kantor telah habis,” papar Fariz, di kantor Disperindag Tanjungbalai, Jumat (8/6).

Menurutnya, program Pemko Tanjungbalai serta visi misi Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial SH MH, telah dinodai aparatur di Disperindag. Dikatakannya, program yang dilaksanakan untuk membantu masyarakat kurang mampu, hanya sebatas lip sevice. Terbukti, warga yang memiliki kupon tidak kebahagian.

“Kita minta Walikotra Tanjungbalai HM Syahrial SH MH segera mengevaluasi kinerja ASN Disperindag. Baik Kadis, Kabid dan lainnya. Karena bila dibiarkan terus begini, maka visi misi Pemko Tanjungbalai membantu masyarakat kurang mampu, tak akan berjalan tepat sasaran. Dan pihak kepolisian juga segera memeriksa indikasi penyelewengan ini,” sarannya.

Kepala Disperindag Tanjungbalai, Arman dan Kabid Perdagangan, Dewi, tak dapat dihubungi. Selularnya tak aktif. Sedangkan PPTK Disperindag Tj Balai, Murni, tidak membalas SMS nya.

Sebelumnya, Asisten Ekbangsos Tj Balai, Abdul Hayyi, mewakili Walikota Tanjungbalai, menyampaikan, program ini untuk membantu masyarakat kurang mampu, dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

“Terutama dalam menghadapi bulan puasa dan Lebaran Idul Fitri 1439 H. Insya Allah dengan terpenuhinya kebutuhan ini, saudara saudara kita dapat lebih tenang dan khusuk dalam menjalani ibadah puasa,” kata Abdul Hayyi. (ambon)

Loading...