Awas! Sales Obat Incar Bayi Untuk Tumbal

hl1foto1-2

Ibu bayi yang hilang (metro24/faqih)

M24.CO|LABUHAN

Tergiur dengan hadiah menggiurkan, Elisah (19) meninggalkan bayinya bersama seorang sales obat di rumah. Saat kembali, ia pun terkejut, sang bayi dan sales wanita sudah tiada. Tumbal ilmu hitam kah?

Tergopoh-gopoh, Elisah (19) didampingi suaminya, Adi (21) mendatangi Mapolsek Medan Labuhan, Selasa (11/10) sore. Pasutri ini melaporkan bila bayinya jadi korban penculikan yang beraroma mistis.

Ceritanya, pagi itu, Elisah tengah menidurkan bayinya M Afriansah di tempat tidur. Sementara suaminya masih bekerja dan anak sulungnya di rumah keluarga lainnya.

sekitar pukul 10:00 WIB, ia kedatangan seorang tamu wanita. Berumur sekitar 30 tahunan menggunakan baju dan songkok berwarna hitam. Memperkenalkan diri sebagai sales obat-obatan anti malaria.

Anehnya, walau tak mengenal tamunya, Elisah langsung mempersilahkan tamunya itu masuk ke rumah. Ia bahkan mengajaknya duduk ke ruang tamu. Seperti sudah lama kenal, keduanya lalu terlibat perbincangan yang hangat.

Di sela-sela perbincangan, pelaku meminta Elisah memberikan KTP miliknya. Alasannya, untuk kepentingan data konsumen. Kemudian, pelaku menyebut hadiah berupa uang tunai dan sepeda motor yang bisa didapat apabila Elisah bersedia membeli produk yang dijualnya.

Lagi-lagi, Elisah manut ketika diminta memotocopikan KTPnya sebagai syarat untuk mengikuti program berhadiah tersebut. Ia lantas meninggalkan bayinya dan pelaku untuk ke tukang fotocopi yang berjarak 1 kilometer dari kediamannya di seputaran Jln Benteng Bantaran Sungai Deli, Psr IV Dusun 9A, Desa Helvetia, Kec Labuhan Deli.

Sekitar 15 menit, Elisah kembali. Namun ia terkejut, tamunya sudah tak ada. Begitu juga dengan bayinya. Sontak ia berteriak histeris sehingga mengundang perhatian tetangga sekitar yang langsung mendatangi rumah korban.

Bersama suaminya, Elisah pun melaporkan hal itu ke Mapolsek Medan Labuhan. “Pas dia (pelaku) datang ke rumahku, aku sedang menidurkan anakku, yang baru berusia 2 minggu,” kenang korban, ketika membuat laporan di Mapolsek Medan Labuhan.

Namun, ketakutan Elisah lebih karena kabar yang menyebut adanya praktik ilmu hitam dengan tumbal seorang bayi di daerah tempat tinggalnya itu. “Biasanya di daerah situ jika ada bayi hilang seperti beberapa tahun lalu, pasti ada yang menuntut ilmu hitam,” ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Musa Alexandershah mengatakan, laporan korban sudah diterima. “Korban sudah melporkan kejadian yang menimpanya, dan sedang dalam penyilidikan,” Ungkap Musa. (metro24/faqih)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.