Ini Dia Pengusaha Yang Naik Jet Pribadi Bersama Walikota Medan

M24.CO |MEDAN

Berawal dari beredarnya foto-foto para pejabat di Pemko Medan sedang duduk di sebuah jet pribadi yang mewah menjadi perhatian khusus masyarakat Kota Medan dan menimbulkan berbagai dugaan.

Muncul dugaan, pejabat-pejabat dijajaran Pemko Medan menghamburkan uang dan menikmati gratifikasi dari pihak lain. Hal ini menjadi perbincangan hangat berawal dari dipostingnya foto ke Facebook oleh Kepala Bagian Umum Setda Kota Medan M Andi Syahputra. Difoto tersebut, Andi menuliskan “perjalanan yang tak terlupakan”. Namun, foto dan status itu hanya bertahan dalam hitungan jam, sebelum dihapus.

Diduga Petinggi podomoro Rico Rusli, Putra dari Rusli Ali alias Asiang sedang bersama Walikota Kota Medan,Dzulmi Eldin berangkat ke China dengan menggunakan jet pribadi.

Diduga Petinggi Podomoro Rico Rusli, Putra dari Rusli Ali alias Asiang sedang bersama orang yang menyerupai Walikota Kota Medan,Dzulmi Eldin berangkat ke China dengan menggunakan jet pribadi.

Walikota Medan Dzulmi Eldin, Asisten Pemerintahan Musadad Nasution, Kadis Pendapatan Muhammad Husni, Kadis Perhubungan Renward Parapat berangkat ke Taiwan dalam rangka menghadiri acara Global Harbor Cities pada 6 September 2016 tersebut. Dalam acara tersebut juga hadir Presiden Joko Widodo. “Acara cities, beberapa waktu lalu, pak Presiden Jokowi juga hadir dalam acara,” kata Andi.

Spekulasi keberangkatan rombongan Walikota Medan Dzulmi Eldin naik pesawat Jet yang fotonya viral di jejaring sosial. Ternyata, Walikota Medan naik jet berangkat ke Hainan, China, diduga untuk negosiasi kerjasama investasi.

Informasi diperoleh mengatakan Walikota Medan Dzulmi Eldin berangkat ke Hainan, China, didampingi Asisten Pemerintahan Pemko Medan Musadad dan Kepala Dinas Perhubungan Renward Parapat. Dalam perjalan tersebut, Walikota Medan mendapatkan fasilitas berangkat dengan menumpangi pesat jet yang disediakan oleh investor China. Berangkatnya disebut-sebut dari lapangan terbang Lanud Soewondo, Polonia, Medan, sehari setelah sekembalinya dari Taiwan pada 16 September 2016 lalu.

“Umpama hari ini mereka (rombongan Walikota Medan) kembali di Medan, besoknya mereka berangkat ke Hainan, China,” ucap sumber.

Kata Sumber, keberangkatan Walikota Medan Dzulmi Eldin dan stafnya ke Hainan, China, disebut-sebut untuk melakukan negoisasi dengan pihak China Power International New Energy Hainan CO.LTD untuk beberapa proyek pembangunan di Kota Medan.

“Salah satunya investasi proyek listrik dari sampah di TPA Marelan,” sebutnya.

Dan tak lepas juga kemungkinan ada beberapa proyek pembangunan di Kota Medan diduga akan dilego Walikota Medan kepada pihak investor.

“Tidak tau persis apa saja yang mau dilego, kita lihat saja kondisi Kota Medan saat ini dengan perkebangan yang terjadi. Jelas dari stafnya yang ikut ada rencana rekayasa lalin, kan si Renward Parapat ikut ke Hainan. Proyek infrastruktur, kita lihat saja perkembangannya ke depan,” sebutnya.

Masih kata sumber, Dzulmi Eldin dan stafnya berangkat ke Hainan, China, dipastikan tidak mendapat izin dari Menteri dalam Negeri (Mendagri).

“Kalau ke Taiwan (Dzulmi Eldin dan stafnya) dapat izin, ke Hanian gak ada izin mereka,” cetus sumber.

Berdasarkan investigasi diduga identitas pria dalam foto yang duduk bersama pejabat Pemko Medan dalam sebuah jet pribadi akhirnya diketahui. Hasil penelusuran yang dilakukan dugaan pria berkacamata dan berkemeja putih tersebut mirip dengan Rico Rusli, putra dari Rusli Ali alias Asiang.

Rico Rusli sendiri kerap hadir dalam berbagai acara yang diselenggaran Podomoro City Deli Medan. Beberapa diantaranya terlihat kebersamaan Rico Rusli dengan Walikota Medan, Dzulmi Eldin.

Sumber menyebutkan, Rico Rusli mewakili ayahnya, Rusli Ali/Asiang, pemilik Capital Group Medan, yang menguasai lahan eks Deli Plaza seluas 5,2 hektare di Jalan Putri Hijau, Medan.

Capital Group Medan kemudian menggandeng Agung Podomoro Land (APL), perusahaan pengembang raksasa di Indonesia untuk membangun superblok Podomoro City Deli Medan.

Sumber internal APL menyebutkan, menejemen Agung Podomoro Land dengan Capital Group Medan terpisah. Mereka hanya dipersatukan dalam proyek pembangunan Podomoro City Deli Medan.

Sebab itu, tidak ada nama Rico Rusli dalam manajemen Agung Podomoro Land. “Dia orang Capital Group Medan. Tapi memang proyek Podomoro City Deli Medan kerjasama kami,” bebernya.

Terkait hal ini, mencoba mengkonfirmasi kebenaran foto tersebut kepada Rico Rusli. Konfirmasi dilakukan lewat pesat elektronik. Namun setelah melewati waktu 24 jam, belum ada jawaban dari Rico Rusli.

Begitu juga halnya pesan singkat yang dikirim ke nomor ponsel Walikota Medan, Dzulmi Eldin. Setelah 24 jam, tidak ada jawaban untuk membantah kebenaran beredarnya foto-foto tersebut.[winsah]

Loading...
author