PSBI Gelar Pesta Bona Taon 2017

MEDAN|Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, Punguan Simbolon dohot Boruan Se-Indonesia (PSBI) Medan menggelar Pesta Bona Taon 2017 di Gedung Alpha Omega, Jalan Diponegoro.

Ketua Panitia, Muslim Simbolon mengatakan, kegiatan ini digelar atas dasar semangat kebersamaan dan kerinduan bersama untuk dapat berkumpul, serta bertegur sapa sesama marga Simbolon, baik di Kota Medan, Sumatera Utara maupun di Indonesia.

“Kami sampaikan, khusus pesta ini dilaksanakan tidak melibatkan pihak luar. Kita berkewajiban dan berkepentingan dalam kegiatan ini. Bagi kita sangat mengutamakan filosofi berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” kata Muslim dalam sambutannya, Sabtu (28/1).

Dijelaskannya, tema dalam Pesta Bona Taon 2017 yang digelar PSBI kali ini adalah “Membangun Kebersamaan Dalam Keberagaman”. Menurutnya, tema itu dianggap sebagai kondisi real di kehidupan yang terjadi saat ini.

“Untuk tema, sesungguhnya inilah yang hilang. Di kehidupan yang serba modern, kita terkadang lupa dengan saudara kita. Kita tidak pernah saling mendoakan. Di sini kita refleksi dan mengevaluasi bagaimana kehidupan di masa lalu, masa sekarang dan yang akan datang,” jelasnya.

Ketua PSBI Kota Medan, Walduin Simbolon menyebut, tujuan dari kegiatan tidak terlepas dari tema yang diangkat, yaitu mengandung tentang saling mengasihi, saling membantu dan saling mendoakan satu dengan yang lainnya.

Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruan Se-Indonesia (PSBI), Effendi Muara Sakti Simbolon mengatakan, makna dari Pesta Bona Taon adalah syukuran awal tahun, sekaligus mensyukuri kehidupan yang lalu untuk menghadapi kehidupan selanjutnya.

Terkait dengan Pesta Bona Taon 2017 yang digelar PSBI di Gedung Alpha Omega, Jalan Diponegoro, Medan, Effendi menyebut sebagai langkah evaluasi dan refleksi untuk menghadapi kehidupan ke depannya.
“Jadi kita bersyukur telah melewati 365 hari dalam setahun. Kita juga bersyukur telah melewati ketar ketir kehidupan, dan mari melangkah ke arah yang lebih baik,” katanya, Sabtu (28/1).

Disebutkannya, Pesta Bona Taon menjadi tradisi bagi orang batak. Dengan mengambil tema yang sangat bermakna “Membangun Kebersamaan Dalam Keberagaman”. Effendi juga mengapresiasi kinerja panitia yang menyiapkan acara hanya satu minggu

“Hal itu masuk dalam filosofi marga Simbolon yang bekerja dengan singkat, sehingga tidak mengeluh dengan masalah teknis. Untuk tema, mungkin ini terinspirasi dengan keadaan Indonesia yang sedang terjadi saat ini, khususnya di Jakarta,” sebutnya.

Effendi menuturkan, secara umum manusia lahir sudah menjadi warga yang beragama. Di punguan Simbolon juga terlahir dari berbagai agama sehingga punguan Simbolon tidak membatasi masalah agama.

“Kita tidak pernah mempersoalkan masalah prinsip, masalah keyakinan. Mungkin tidak ada lagi istilah membangun, tapi bagaimana menjaga dan mempertahankan keberagaman karena sudah terbangun,” tuturnya. (red)

Loading...
author