Warga Minta ‘Copot’ Legimin Yang Doyan Makan Raskin

raskin

M24.CO|LABUHAN DELI

Seakan jadi orang peliharaan pihak desa dan kebal hukum. Legimin yang tersandung permasalahan jatah raskin (beras untuk warga miskin) dapat lolos dari jeratan hukum. Padahal Legimin telah juga dilaporkan warga ke pihak kepolisian, Kamis (1/12/2016).

Menurut Kliwon (76) warga Desa Manunggal, meskipun Legimin mengakui dan berdalih khilaf. Tapi, karena perbuatannya itu banyak orang miskin yang dirugikan.

“Kalau khilaf kayaknya mengada-ada, karena yang terdata saja ada 6 warga yang tak diberikan raskin walaupun mereka berhak sebagai penerima raskin,” singgung Kliwon.

Sambung Kliwon yang juga pernah menjabat kepala dusun, selain telah menyalahi wewenang sebagai pejabat, Legimin juga telah melanggar peraturan Menteri Keuangan Nomor 99/PMK.02/2009 Tentang Subsidi Beras Untuk Masyarakat Berpendapatan Rendah Tahun 2009.

“Jadi sudah selayaknya dianya dicopot dari jabatannya. Tapi anehnya lagi kini Legimin bisa mendapatkan pengerjaan proyek ADD sampai 2 kali,” ucap Kliwon.

Selain itu, Kliwon menambahkan, Legimin telah juga melanggar hukum sesuai Pasal 3 Undang-undang No.31 Tahun 1999 Jo. Undang-undang No.20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi.

“Atas dasar menyalahi wewenangnya sebagai penyelenggara negara dan Legimin dapat dipidana,” tegas Kliwon kembali.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, diduga ratusan warga Desa Manunggal tak menerima raskin. Mereka menuntut pemberian raskin yang merupakan haknya sesegera mungkin.

Terpisah, selain Legimin mengakui kalau dirinya telah mengembalikan semua raskin yang pernah digelapkannya selama setahun kepada warga saat di kantor Desa Manunggal, dugaan keras Legimin juga telah menyiram petugas di kepolisian terkait pengaduan warga. (totok)

Loading...
author