2030, Kemenkes Targetkan Eliminasi Malaria

21

JAKARTA|Malaria masih menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Meski Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengatakan kalau malaria masih masuk ke dalam kategori neglected tropical diseases, malaria tetap mendapat prioritas utama, khususnya di Indonesia yang menjadi wilayah endemisitas malaria.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, drg. R. Vensya Sitohang, M.Epid mengatakan bahwa dalam penanganan dan pencegahan penyakit ini, pemerintah memiliki target, yakni eliminasi malaria pada tahun 2030.

“Malaria merupakan penyakit yang bila menyerang seseorang bisa menurunkan kualitas sumber dayanya. Sakit ini punya gejala demam, menggigil, muntah, mual. Kalau sampai dirawat pasti akan menurunkan kualitas sumber dayanya. Apalagi kalau sampai di layanan kesehatannya sudah terlambat, pada kasus berat bisa menyebabkan kematian,” ucap
Vensya saat konferensi pers bertajuk ‘Kebijakan Pencegahan dan Pengobatan Malaria di Kementerian Kesehatan’, Jakarta, Jumat, 31 Maret 2017.

Karena malaria masih menjadi masalah kesehatan yang dihadapi Indonesia, pemerintah berupaya menyelesaikan melalui kerja sama dari beberapa kementerian seperti Bappenas, Keuangan, dan Kesehatan untuk menjadikan malaria sebagai prioritas nasional.

Artinya, jelas Vensya, segala upaya dan sumber daya akan diarahkan untuk penyelesaian malaria. Upaya ini juga tidak hanya difokuskan di pusat tapi juga hingga daerah hingga tercapai target eliminasi.

Loading...